Ballroom Penghinaan
Arini terpojok oleh tuduhan Rendy di ballroom hotel. Adrian muncul memberikan perlindungan publik dengan harga sebuah pertunangan palsu yang mengikat Arini dalam kontrak ketat demi melindungi putranya.
Novel
Ketika reputasi dipertaruhkan, cinta menjadi transaksi paling berbahaya.
Story Units
Arini terpojok oleh tuduhan Rendy di ballroom hotel. Adrian muncul memberikan perlindungan publik dengan harga sebuah pertunangan palsu yang mengikat Arini dalam kontrak ketat demi melindungi putranya.
Arini mulai menyadari bahwa pertunangan palsu dengan Adrian adalah jebakan dua arah. Saat ia mencoba menyeimbangkan tuntutan kontrak dengan ancaman terhadap putranya, Adrian terpaksa membatalkan agenda penting demi menyelamatkan reputasi Arini, memicu kecurigaan media yang lebih dalam.
Arini terpaksa meninggalkan rapat dewan direksi yang krusial demi menangani krisis di sekolah Bima. Adrian ikut campur dengan cara yang posesif dan protektif, membungkam pihak sekolah dengan donasi dan mengamankan dokumen medis Bima dari jangkauan Rendy, namun tindakannya justru memperumit hubungan mereka.
Arini dan Adrian menghadapi tekanan publik di acara amal, di mana Arini berhasil membalikkan serangan Rendy. Namun, Rendy meningkatkan ancamannya dengan menargetkan Bima secara langsung. Adrian menunjukkan sisi protektif yang melampaui logika bisnis, sementara Arini menemukan bukti bahwa Adrian telah memantau hidupnya jauh sebelum kontrak pertunangan ditandatangani.
Arini menyelinap ke ruang kerja Adrian dan menemukan bukti bahwa Adrian telah mengawasi dan memanipulasi kariernya jauh sebelum kontrak pertunangan dimulai. Konfrontasi jujur terjadi, di mana Adrian mengungkapkan bahwa tindakannya adalah bentuk perlindungan ekstrem terhadap ancaman Rendy, meski hal itu mengorbankan posisi Adrian di dewan direksi.
Arini menghadapi Adrian atas manipulasi masa lalunya, namun menyadari bahwa Adrian telah mengorbankan posisi strategisnya di dewan direksi demi melindunginya. Hubungan mereka bergeser dari transaksional ke aliansi yang berbahaya. Namun, ancaman baru muncul ketika ibu Adrian menemukan dokumen medis Bima dan mulai menekan Arini dengan ancaman pengusiran.
Arini menghadapi interogasi tajam dari ibu Adrian mengenai asal-usul Bima. Adrian mengakui manipulasi masa lalunya sebagai bentuk perlindungan, yang membuat Arini semakin terpojok namun sadar akan aliansi berbahaya mereka. Arini menemukan bukti bahwa ibu Adrian bersekongkol dengan musuh utamanya, Rendy.
Arini mengungkap konspirasi antara Nyonya Wijaya dan Rendy kepada Adrian. Adrian melakukan tindakan protektif di lobi hotel dengan mengancam pengacara keluarga, mempertaruhkan sisa reputasinya. Keduanya menemukan bahwa pengkhianatan di internal perusahaan dilakukan oleh orang kepercayaan Adrian, bukan Rendy secara langsung.
Arini dan Adrian berhasil menjebak pengkhianat internal di lingkaran Adrian melalui umpan dokumen palsu. Setelah Rendy dan konspiratornya terungkap di depan dewan direksi, Adrian menyerahkan kendali aset pribadinya kepada Arini sebagai bentuk kepercayaan mutlak.
Adrian menyerahkan kendali aset pribadinya kepada Arini sebagai bentuk kepercayaan mutlak setelah pengkhianatan internal terungkap. Namun, ketenangan mereka terusik oleh gugatan hak asuh anak yang diajukan Nyonya Wijaya, memaksa mereka bersiap untuk perang hukum yang sesungguhnya.
Arini dan Adrian berhasil memenangkan konfrontasi di dewan direksi Wijaya Corp dengan mengungkap bukti suap Nyonya Wijaya. Namun, kemenangan mereka terganggu oleh kemunculan Bram, ayah biologis Bima, yang datang membawa gugatan hak asuh baru yang didukung oleh Nyonya Wijaya.
Arini dan Adrian membatalkan kontrak pertunangan mereka setelah berhasil memenangkan perang hukum dan strategis melawan Nyonya Wijaya dan Bram. Arini kini memegang kendali penuh atas hidupnya dan aset yang diberikan Adrian, siap menghadapi masa depan dengan martabat yang utuh.