Novel

Chapter 4: Perang Reputasi

Arini dan Adrian menghadapi tekanan publik di acara amal, di mana Arini berhasil membalikkan serangan Rendy. Namun, Rendy meningkatkan ancamannya dengan menargetkan Bima secara langsung. Adrian menunjukkan sisi protektif yang melampaui logika bisnis, sementara Arini menemukan bukti bahwa Adrian telah memantau hidupnya jauh sebelum kontrak pertunangan ditandatangani.

Release unit15% free previewIndonesian / Bahasa Indonesia
Preview active

This release is currently served with by_percent ยท 15 rules.

Upgrade Membership
15% preview Subscribe to continue the serialized release.

Perang Reputasi

Lampu gantung kristal di Galeri Seni Kontemporer Jakarta memantulkan cahaya dingin, persis seperti tatapan para tamu yang menyambut kedatangan Arini dan Adrian. Arini menyesuaikan gaun sutra hitamnya, merasakan beban di pundaknya. Baru dua jam lalu ia keluar dari ruang kepala sekolah Bima, dan kini ia harus berdiri di samping seorang pria yang memegang rahasia paling mematikan dalam hidupnya.

"Ingat, Arini," bisik Adrian, suaranya rendah dan tajam. "Dewan direksi sedang mengawasi. Jangan biarkan mereka melihat kegugupanmu sebagai tanda kelemahan."

Arini menoleh, menatap garis rahang Adrian yang kaku. "Kegugupan ini bukan untuk dewan direksimu, Adria

Preview ends here. Subscribe to continue.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced