Awal yang Baru
Apartemen Arini terasa sesak, bukan karena ukurannya, melainkan karena kehadiran Bram yang membawa aroma parfum mahal dan ancaman hukum. Di sampingnya, pengacara Nyonya Wijaya berdiri seperti patung, memegang map kulit hitam yang berisi gugatan hak asuh atas Bima.
"Kamu tidak bisa bersembunyi di balik nama besar Adrian selamanya, Arini," ujar Bram. Suaranya tenang, namun penuh racun. "Nyonya Wijaya sudah memastikan posisimu. Tanpa dukungan finansial Adrian, kamu hanyalah ibu tunggal yang tidak stabil di mata pengadilan."
Arini berdiri tegak,
Preview ends here. Subscribe to continue.