Menara Terlambat Menyadari cover

Novel

Menara Terlambat Menyadari

Seorang teknisi rendahan, sebuah mech rongsokan, dan satu modul ilegal. Di kota di mana setiap lantai adalah taruhan nyawa, Kael mendaki untuk melunasi utang waktu yang tak bisa dibayar dengan uang.

Indonesian / Bahasa Indonesia15+12 live chapters fantasyProgression Power AscentApocalypse SurvivalCultivation Fantasy

Story Units

Episodes

Chapter 1

Batas Waktu di Ujung Rongsokan

Kael, seorang teknisi Sektor Bawah yang terdesak utang waktu, menemukan modul purwarupa misterius di dalam mech rongsokan tepat sebelum inspeksi mendadak Komandan Vane. Kael nekat memasang modul tersebut, yang memicu anomali sistem dan menarik perhatian otoritas Menara.

Release unitFull access available
Chapter 2

Uji Coba Berdarah

Kael berhasil memenangkan uji coba lantai pertama dengan bantuan modul ilegal, namun tindakannya memicu deteksi anomali sistem yang membuat Komandan Vane menetapkannya sebagai target perburuan. Kael kini harus menghadapi lantai dua yang telah diubah menjadi jebakan maut.

Release unitFull access available
Chapter 3

Peringkat yang Mematikan

Kael melarikan diri dari kejaran Vane setelah identitasnya terungkap. Dengan bantuan data dari Mira, ia berhasil menembus lantai dua, namun menyadari bahwa lantai tersebut adalah jebakan maut yang menguras sisa hidupnya sebagai bahan bakar modul purwarupa.

Release unitFull access available
Chapter 4

Logam Berkarat vs Teknologi Terlarang

Kael berjuang di lantai dua yang merupakan zona hampa udara, menggunakan modul Void-Walker yang mengonsumsi sisa umurnya sebagai bahan bakar. Setelah menghancurkan drone pengejar, ia terkepung oleh unit Enforcer Vane di titik pertemuan dengan Mira.

Release unitFull access available
Chapter 5

Bayangan di Balik Siaran

Kael dan Mira terjebak dalam kepungan Enforcer Vane di Sektor Dua. Kael berhasil memasang sistem pendingin baru untuk modul Void-Walker, meningkatkan performa mech-nya secara drastis namun dengan biaya sisa umur yang terus berkurang. Mereka berhasil menembus blokade dan mencapai lift menuju lantai tiga, di mana pasukan mech otomatis telah menunggu penyergapan.

Release unitFull access available
Chapter 6

Pelarian dari Sektor Terlarang

Kael berhasil menembus blokade Sektor Dua setelah melakukan overclock berbahaya pada modul Void-Walker. Ia mengunduh data kunci Menara ke dalam mech-nya, yang secara permanen mengubah statusnya menjadi buronan elit. Saat tiba di lantai tiga, ia disambut oleh penyergapan Sentry-X, dan Mira mengungkapkan niat aslinya dengan menodongkan senjata ke arah Kael.

Release unitFull access available
Chapter 7

Lantai Tiga: Zona Kematian

Kael tiba di lantai tiga dan menghadapi pengkhianatan Mira yang mencoba mencuri data kunci Menara. Kael berhasil meloloskan diri dengan mengorbankan sisa umurnya melalui modul Void-Walker, lalu meretas siaran publik untuk membongkar kebusukan Vane, mengubah statusnya dari buronan menjadi ancaman sistemik.

Release unitFull access available
Chapter 8

Harga Sebuah Pengkhianatan

Kael menghadapi pendaki mata-mata Vane di lantai tiga, mengunggah bukti korupsi ke siaran publik, mempermalukan Vane di depan seluruh Menara, dan memicu kekacauan sistem. Kemenangan ini dibayar dengan konsumsi waktu hidup drastis dan aktivasi protokol level empat yang menjadikannya musuh utama Menara.

Release unitFull access available
Chapter 9

Eskalasi ke Puncak

Setelah kemenangan di lantai tiga yang memicu kekacauan sistem dan menjadikannya buronan utama, Kael berjuang memperbaiki dan meng-upgrade mech Scrapper-nya dengan komponen rampasan dan modul purwarupa yang mulai menyatu dengan sistem sarafnya. Mira memberi peringatan bahwa Komandan Vane akan turun tangan langsung dengan pasukan elit untuk memburunya di lantai empat. Kael menghadapi pilihan berisiko mempertahankan modul purwarupa yang memengaruhi tubuhnya demi kekuatan tambahan. Sebelum melangkah ke lantai berikutnya, protokol keamanan level empat diaktifkan penuh, menandai Kael sebagai ancaman sistemik utama. Dengan tekad mencapai lantai sepuluh, Kael bersiap menghadapi perlawanan yang jauh lebih brutal, sementara bayangan mech Vane sebagai eksekutor mulai mendekat.

Release unitFull access available
Chapter 10

Vane Turun Tangan

Kael menerima tantangan duel publik Vane di lantai empat. Dengan memanfaatkan overclock modul Void-Walker yang semakin menyatu dengan sarafnya, ia berhasil melukai mech siborg Vane dan memaksa lawannya mundur. Kemenangan ini membuka akses lantai lima, meski timer utang hidup terus menipis dan efek samping modul semakin berbahaya. Vane terungkap sebagai siborg, ketakutannya pada modul Kael semakin jelas.

Release unitFull access available
Chapter 11

Retakan di Sistem

Setelah duel sengit yang melukai mech siborg Vane dan membuka akses lantai lima, Kael harus memanfaatkan waktu yang semakin menipis untuk meretas sistem keamanan lantai empat dengan modul purwarupa ilegalnya. Alarm yang menyala dan pasukan pengawas yang mengepung memaksa Kael bertindak cepat. Mira datang membantu mengalihkan perhatian pengawas sehingga Kael dapat menyelesaikan peretasan dan naik ke lift lantai lima. Namun, efek samping modul Void-Walker yang semakin menyatu dengan sarafnya membuat kondisi Kael memburuk drastis. Saat mencapai lantai lima, Kael menghadapi pilihan berat: terus naik menuju lantai enam dengan risiko kematian atau menyerah. Vane mundur, mengakui kekalahan, tetapi peringatan bahwa Menara akan memburunya semakin intens. Kael kini bukan hanya pendaki biasa, melainkan ancaman nyata yang memaksa sistem menara menyesuaikan diri.

Release unitFull access available
Chapter 12

Anomali yang Tak Terhentikan

Kael menghadapi sistem pertahanan utama di lantai lima dengan waktu utang yang menipis dan efek samping modul Void-Walker yang menggerogoti tubuhnya. Dengan keberanian dan modul purwarupa ilegal yang terpasang, ia berhasil menembus pertahanan dan menyatukan modulnya dengan inti menara, mengaktifkan kekuatan mech-nya secara penuh. Siaran langsung dari lantai lima mengangkat reputasinya ke puncak, menjadikannya simbol perlawanan sekaligus ancaman nyata bagi status quo. Sementara itu, Komandan Vane mundur setelah kekalahan, tapi ancamannya semakin nyata. Di akhir bab, Kael menatap lantai enam dengan tekad membara, siap menghadapi tantangan yang lebih berbahaya, membuktikan dirinya bukan lagi pendaki rendahan, melainkan ancaman bagi fondasi menara itu sendiri.

Release unitFull access available

Recommendations

Related Titles

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced