Novel

Chapter 4: Logam Berkarat vs Teknologi Terlarang

Kael berjuang di lantai dua yang merupakan zona hampa udara, menggunakan modul Void-Walker yang mengonsumsi sisa umurnya sebagai bahan bakar. Setelah menghancurkan drone pengejar, ia terkepung oleh unit Enforcer Vane di titik pertemuan dengan Mira.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Logam Berkarat vs Teknologi Terlarang

Tekanan atmosfer di lantai dua Menara bukan sekadar menipis—ia lenyap. Di dalam kokpit Scrapper yang berderak, Kael merasakan paru-parunya seperti ditarik paksa oleh ruang hampa. Alarm suhu kabin melengking tajam; sistem hidrolik mech-nya membeku, terkunci oleh suhu nol mutlak yang sengaja direkayasa sistem untuk melumpuhkan pendaki rendahan.

Sisa waktu utang: 03:52:10. Angka itu berkedip merah di HUD, merosot lebih cepat dari detak jantungnya sendiri. Setiap detik adalah harga yang dibayarkan untuk setiap inci kemajuan.

"Data Mira benar," gumam Kael, suaranya serak di tengah keheningan vakum. "Ini bukan lantai pendakian. Ini jebakan eksekusi."

Ia tidak punya pilihan. Kael meraih panel override yang menyembunyikan modul Void-Walker. Begitu jemarinya menyentuh permukaan modul yang dingin tidak wajar, arus listrik menyentak syarafnya. Antarmuka holografik biru pucat muncul, meretas sistem hidrolik Scrapper.

Sistem terintegrasi. Konsumsi energi: Sisa umur pengguna diaktifkan.

Sensasi perih menjalar di sekujur tubuhnya, seolah ada sesuatu yang menyedot energi kehidupannya melalui kabel-kabel kursi kemudi. Namun, saat Scrapper kembali bergerak, kekuatannya tidak wajar. Mech rongsokan itu melesat membelah koridor Sektor Dua, mengabaikan hukum fisik lantai yang membeku.

Di layar monitor, sebuah drone pengawas kelas Predator milik Vane muncul, moncong meriamnya menyala biru. Jika Kael berhenti sekarang, ia tamat.

"Kael, berhenti!" Suara Mira memekik melalui radio, terdistorsi statis. "Modul itu membakar sisa waktu hidupmu langsung dari inti identitas Menara!"

Kael mengabaikan peringatan itu. Ia melakukan manuver nekat, memutar poros mech hingga logamnya memekik, dan menghantam drone tersebut dengan hantaman kinetik yang diperkuat Void-Walker. Ledakan ion menghanguskan dinding koridor, namun Kael berhasil lolos. Saat ia mendarat di titik pertemuan di Sektor Dua—sebuah gudang tua yang dipenuhi pipa uap—angka di HUD-nya kembali turun: 03:51:45.

Namun, ketenangan itu hanya bertahan sekejap. Deru mesin berat memenuhi gudang. Tiga unit Enforcer milik Komandan Vane telah mengepung lokasi. Lampu sorot laser menyapu dinding, memburu tanda panas reaktornya.

"Kael, keluar dari rongsokan itu sekarang," suara dingin Vane bergema melalui siaran publik lokal. "Sistem Menara telah mengonfirmasi anomali pada modulmu. Menyerah adalah satu-satunya cara untuk menghindari eksekusi di tempat."

Mira muncul dari balik bayangan kontainer, matanya membelalak melihat kepungan tersebut. Ia menggenggam drive data, tiket mereka untuk keluar dari kota ini. Kael menatap modul di dasbornya; ia menyadari kebenaran yang mengerikan: modul itu bukan sekadar teknologi, melainkan parasit yang mengubah nyawanya menjadi bahan bakar.

Jika ia menyerah, Mira akan dieksekusi sebagai rekan kriminal. Jika ia bertarung, ia akan terbakar habis sebelum mencapai lantai berikutnya. Dengan raungan mesin yang dipaksa melampaui batas, Kael bersiap untuk pertempuran bunuh diri.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced