Novel

Chapter 6: Pelarian dari Sektor Terlarang

Kael berhasil menembus blokade Sektor Dua setelah melakukan overclock berbahaya pada modul Void-Walker. Ia mengunduh data kunci Menara ke dalam mech-nya, yang secara permanen mengubah statusnya menjadi buronan elit. Saat tiba di lantai tiga, ia disambut oleh penyergapan Sentry-X, dan Mira mengungkapkan niat aslinya dengan menodongkan senjata ke arah Kael.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Pelarian dari Sektor Terlarang

Peluru kinetik menghantam perisai energi Scrapper, mengirimkan getaran yang merambat hingga ke tulang belakang Kael. Di dalam kokpit yang pengap oleh bau kabel terbakar dan ozon, angka sisa waktu hidup di HUD berkedip merah—03:46:10. Setiap detik bukan lagi sekadar angka, melainkan napas yang dicuri oleh modul Void-Walker yang terpasang di inti mech-nya.

"Mira, ambil alih kendali gravitasi!" teriak Kael. Di depan mereka, tiga unit Enforcer Vane menutup celah lorong Sektor Dua, moncong meriam mereka menyala biru dingin. Kael memutar tuas overclock hingga batas maksimal. Suhu reaktor melonjak, membakar sisa umur biologisnya demi kecepatan murni. Peringatan: Degradasi seluler 4%.

"Sistem pendingin, lepas segel!" Cairan nitrogen menyembur, mendinginkan reaktor sesaat sebelum meledak termal. Ledakan itu membekukan sendi mekanis Enforcer dalam kristal es instan. Kael melesat melewati sisa-sisa logam yang retak menuju pintu lift lantai tiga. Alarm bahaya berbunyi nyaring; unit Enforcer keempat muncul, mengunci target dengan presisi mematikan. Kael menepis proyektil plasma dengan bahu armor yang mulai terkelupas, lalu membanting pintu lift hingga tertutup rapat.

Di dalam lift yang bergetar hebat, Mira terengah-engah. "Data itu bukan sekadar skema, Kael. Itu kunci akses ke lapisan inti Menara. Jika Vane mendapatkannya, dia bisa mengosongkan seluruh sektor tanpa sisa. Itulah kenapa dia memburumu."

Kael mencengkeram tuas kendali, buku jarinya memutih. "Dan kau menyembunyikannya di dalam modulku? Kau menjadikanku target berjalan."

Mira menatapnya tajam, matanya memancarkan urgensi yang dingin. "Tanpa modul itu, kau hanyalah rongsokan yang menunggu eksekusi. Berikan akses penuh padaku, dan aku bisa memanipulasi log sistem agar kau tidak lagi terdeteksi sebagai buronan."

Kael merasakan tusukan dingin di dadanya. Kepercayaan adalah komoditas yang lebih mahal daripada waktu. Namun, ia mengunduh data tersebut ke dalam inti mech. Seketika, profil kinerja Scrapper berubah—sistemnya menjadi lebih responsif, namun status buronan elitnya kini terkunci permanen di jaringan Menara.

Saat lift melambat, lampu indikator berubah dari kuning ke merah pekat. Pintu hidrolik terbuka dengan desisan panjang. Kael tidak disambut oleh koridor sunyi, melainkan hujan peluru kinetik dari selusin unit Sentry-X yang berpatroli. Lantai tiga bukan lagi zona pendakian standar; ini adalah zona perang aktif. Vane telah melabeli mereka sebagai 'Anomali'.

Di tengah kekacauan itu, Kael merasakan laras senjata cadangan Mira menempel di punggung kursi kokpitnya. "Aku tidak butuh buronan yang sekarat, Kael. Aku butuh akses yang sudah terbuka," bisik Mira dingin melalui kanal komunikasi.

Pengkhianatan telah dimulai.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced