Novel

Chapter 7: Lantai Tiga: Zona Kematian

Kael tiba di lantai tiga dan menghadapi pengkhianatan Mira yang mencoba mencuri data kunci Menara. Kael berhasil meloloskan diri dengan mengorbankan sisa umurnya melalui modul Void-Walker, lalu meretas siaran publik untuk membongkar kebusukan Vane, mengubah statusnya dari buronan menjadi ancaman sistemik.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Lantai Tiga: Zona Kematian

Lantai tiga tidak menyambut Kael dengan udara, melainkan dengan dentuman artileri berat yang mengguncang fondasi Scrapper miliknya. Indikator waktu di layar proyektor berkedip merah: 03:46:10. Setiap detik adalah cicilan utang nyawa yang terus menggerogoti sisa hidupnya. Di depannya, tiga unit Sentry-X—mesin otonom berbentuk laba-laba raksasa—bergerak sinkron, memuntahkan peluru kaliber besar yang merobek dinding beton aula sektor.

"Kael, jangan bergerak!" suara Mira terdengar tajam melalui saluran komunikasi.

Kael mengabaikannya. Matanya memindai radar, mencari celah di tengah gempuran. Namun, saat ia hendak melakukan manuver menghindar, lampu indikator target-lock di dasbornya berubah menjadi oranye. Itu bukan dari musuh. Moncong pulse-cannon milik Mira kini terkunci tepat di punggung radiator Void-Walker miliknya.

"Data itu bukan untukmu, Kael. Kau hanyalah alat pengangkut yang terlalu berisik," suara Mira datar, tanpa emosi. "Vane menjanjikan kebebasan penuh padaku jika aku menyerahkan modul itu sekarang."

Kael merasakan getaran hebat dari Void-Walker. Modul ilegal itu lapar, menyedot sisa umurnya sebagai bahan bakar untuk menstabilkan diri setelah overclock brutal di Sektor Dua. Kael tahu, jika ia mematikan modul itu sekarang, Scrapper akan lumpuh total. Ia memutar kemudi, memancing perhatian Sentry-X untuk menembak ke arah yang salah. Ledakan energi menghantam dinding beton di sampingnya, debu beterbangan. Di tengah kekacauan itu, ia memicu overclock modulnya. Rasa sakit yang tajam menusuk otaknya saat sisa umurnya tersedot sebagai bahan bakar. 03:45:55.

Ia tidak lagi bertahan; ia menyeimbangkan posisi, membiarkan serangan Sentry-X menghancurkan sistem penggerak mech Mira saat ia melakukan manuver drift yang mustahil. Mira berteriak saat mech-nya terhantam telak oleh tembakan laser yang seharusnya mengenai Kael.

Kael melesat ke dalam labirin sektor tiga, meninggalkan Mira yang tertatih di antara reruntuhan. Ia kini sendirian, dikejar oleh drone pemburu Vane yang dipicu oleh sinyal Void-Walker. Ia menemukan terminal akses publik di koridor bawah. Ini adalah satu-satunya cara. Kael tidak lagi bersembunyi; ia mengunggah data kunci akses inti Menara ke jaringan publik.

"Jika aku harus mati, maka seluruh kota akan melihat kebusukan kalian," gumam Kael.

Sistem siaran lantai tiga bergetar. Bukti keterlibatan Vane dalam sabotase Menara terpampang di setiap layar monitor di seluruh lantai. Kepanikan pecah. Komandan Vane muncul melalui siaran, suaranya dipenuhi amarah yang tertahan, memerintahkan serangan orbital ke sektor itu. Kael berdiri di puncak reruntuhan, menatap layar yang kini menampilkan wajahnya sendiri sebagai buronan nomor satu. Ia telah mengubah statusnya dari pion menjadi ancaman sistemik yang tidak bisa lagi diabaikan. Menara kini memperhatikannya, dan kali ini, mereka sudah terlambat.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced