Chapter 1
Bau Antiseptik dan Penghinaan
Aris menghadapi tuduhan palsu dari mertuanya, Pak Surya, terkait hilangnya dokumen tender di rumah sakit. Aris tetap tenang karena ia memiliki bukti digital bahwa Pak Surya sengaja menyabotase tender tersebut demi suap pribadi. Bab berakhir dengan Aris memegang kartu as dan menerima tawaran dari pesaing bisnis Pak Surya.
Release unitFull access available
Chapter 2
Jebakan di Ruang Lelang
Aris memanfaatkan peran sebagai pesuruh untuk menyusup ke sistem lelang, mengungkap konspirasi antara Pak Surya dan Wijaya. Ia menolak tawaran langsung dari Hendra, memilih untuk memegang kendali penuh atas kehancuran mertuanya sendiri.
Release unitFull access available
Chapter 3
Palu yang Menghancurkan Muka
Aris mengungkap bukti korupsi Pak Surya di tengah ruang lelang, menghancurkan reputasi dan kontrak mertuanya secara publik. Kemenangan ini menandai pembalikan status Aris yang kini memegang kendali finansial atas keluarga mertuanya.
Release unitFull access available
Chapter 4
Kejatuhan yang Terencana
Aris mengunci akses keuangan Pak Surya dan memaparkan bukti korupsi di depan Maya, menghancurkan sisa otoritas mertuanya. Aris kini menjadi pemain kunci yang diincar oleh pesaing bisnis besar.
Release unitFull access available
Chapter 5
Bayang-bayang Hierarki Baru
Aris mengunci akses keuangan Pak Surya dan memaparkan bukti korupsi di depan Maya, menghancurkan sisa otoritas mertuanya. Aris kini menjadi pemain kunci yang diincar oleh pesaing bisnis besar.
Release unitFull access available
Chapter 6
Pengkhianatan di Balik Meja
Aris mengonsolidasikan kekuasaannya dengan memaksa tangan kanan Pak Surya, Budi, untuk membelot. Ia kemudian menolak tawaran menjadi pion Grup Artha Kencana dan menuntut kemitraan setara. Di rumah, Aris memutus hubungan emosional dengan Maya setelah mengungkap keterlibatannya dalam korupsi ayahnya, dan akhirnya memaksa Pak Surya menandatangani dokumen suksesi.
Release unitFull access available
Chapter 7
Ujian Integritas
Aris memaksa Pak Surya menandatangani dokumen suksesi setelah membongkar bukti korupsi. Ia memutus hubungan emosional dengan Maya yang terbukti terlibat, lalu mengambil alih kursi direktur PT Surya Abadi secara publik, mengakhiri era Pak Surya dan memulai babak baru persaingan dengan Grup Artha Kencana.
Release unitFull access available
Chapter 8
Panggung yang Berubah
Aris secara resmi mengambil alih kendali PT Surya Abadi, memutus akses finansial Pak Surya dan Maya, serta menolak posisi eksekutif dari Grup Artha Kencana demi kemitraan yang setara.
Release unitFull access available
Chapter 9
Warisan yang Terampas
Aris mengonsolidasikan kekuasaannya dengan memutus akses finansial Pak Surya dan Maya secara permanen, serta mengeksekusi pengosongan properti keluarga. Namun, kemenangan ini terganggu oleh ancaman misterius dari masa lalu Aris yang mulai terungkap.
Release unitFull access available
Chapter 10
Musuh dari Masa Lalu
Aris berhasil menggagalkan serangan siber terhadap data tender perusahaan dengan menjebak Wijaya menggunakan data palsu. Namun, kemenangan ini terganggu saat seorang musuh misterius dari masa lalu muncul di ruang tender dengan bukti yang mengancam reputasi Aris.
Release unitFull access available
Chapter 11
Pertarungan Akhir di Ruang Lelang
Aris memenangkan tender kota dengan menjebak Wijaya dan Pak Surya dalam skema harga yang merugikan, sekaligus mengekspos korupsi mereka di depan publik. Namun, ancaman dari masa lalu Aris tetap membayangi saat ia menerima pesan misterius baru.
Release unitFull access available
Chapter 12
Tuan dari Keadaan
Aris mengukuhkan kemenangannya dengan mengusir Pak Surya dan Maya dari ruang lelang setelah bukti korupsi mereka terekspos. Namun, ketenangan Aris terusik oleh peretasan sistem yang canggih dan panggilan telepon misterius dari masa lalunya, menandakan bahwa musuh yang lebih besar sedang mengincar posisinya.
Release unitFull access available