Chapter 1
Penghinaan di Lorong Rumah Sakit
Aris dipaksa berlutut di lobi rumah sakit oleh kepala keamanan sebagai syarat untuk melanjutkan operasi bibinya, namun ia berhasil mencuri dokumen transaksi ilegal rumah sakit tersebut saat kekacauan terjadi. Bab berakhir dengan aktifnya kartu identitas rahasia Aris, menandakan dimulainya pembalasan.
Release unitFull access available
Chapter 2
Buku Kas yang Hilang
Aris berhasil meloloskan diri dari rumah sakit dengan bukti korupsi dan segera kembali ke rumah tua untuk menyelamatkan bibinya dari penggusuran. Ia menemukan buku kas rahasia milik ayahnya yang berisi bukti korupsi sistemik, menjadikannya senjata utama untuk membalikkan keadaan sebelum batas waktu operasi bibinya pukul 15.00.
Release unitFull access available
Chapter 3
Lelang yang Dicurangi
Aris mengacaukan lelang properti dengan membongkar bukti korupsi Baskoro secara digital, membatalkan tender secara sepihak, dan membalikkan status sosialnya di depan para elit kota sebelum batas waktu operasi bibinya.
Release unitFull access available
Chapter 4
Bayang-bayang Naga
Aris berhasil memenangkan pertarungan reputasi melawan Baskoro dan menggunakan bukti korupsi untuk memaksa pihak rumah sakit segera mengoperasi bibinya. Namun, keberhasilannya menarik perhatian sosok misterius yang lebih berbahaya, menandakan bahwa ia kini berada dalam radar musuh yang lebih besar.
Release unitFull access available
Chapter 5
Perang Status
Aris memaksa rumah sakit melanjutkan operasi bibinya dengan bukti korupsi, lalu memukul mundur Padli di pasar untuk memulihkan reputasi keluarganya. Namun, ia menemukan bahwa sepupunya, Danu, adalah pengkhianat yang bekerja untuk sosok misterius bernama 'Arsitek', yang kini mengincar seluruh aset keluarga Aris.
Release unitFull access available
Chapter 6
Kebenaran di Balik Pengkhianatan
Aris mengonfrontasi Danu atas pengkhianatannya dan menyadari bahwa Arsitek memegang daftar likuidasi seluruh aset keluarga. Aris menyusup ke gedung administrasi untuk mencuri data tersebut, namun ia terjebak di ruang brankas saat alarm berbunyi, menyadari bahwa ia telah masuk ke dalam jebakan maut.
Release unitFull access available
Chapter 7
Malam Penentuan
Aris berhasil membobol brankas pusat dan mendapatkan Daftar Likuidasi Aset Keluarga, memaksa Enforcer mundur dengan ancaman bukti korupsi. Ia kembali ke rumah sakit untuk menyerahkan bukti tersebut kepada Bibi Sumi, yang akhirnya mengungkap kunci rahasia warisan keluarga yang tersembunyi di balik jahitan bajunya.
Release unitFull access available
Chapter 8
Harga Sebuah Kepercayaan
Aris berhasil meloloskan diri dari jebakan brankas menggunakan kartu identitas emas, lalu mengonfrontasi Danu dengan bukti likuidasi aset yang membuktikan Danu hanyalah pion yang akan dikorbankan. Aris kemudian menemui Bibi Sumi, yang mengungkapkan bahwa daftar likuidasi hanyalah umpan, dan menyerahkan kunci perunggu tua—bukti kepemilikan asli fondasi kota—sebagai kartu as untuk pembalasan di acara gala.
Release unitFull access available
Chapter 9
Pembalikan Keadaan
Aris membongkar skandal korupsi Baskoro di acara gala melalui proyektor, menghancurkan reputasi Baskoro dan memaksa Danu mengakui pengkhianatannya. Baskoro ditangkap polisi, namun Aris menerima surat panggilan misterius dari organisasi pusat yang menandakan konflik yang lebih besar.
Release unitFull access available
Chapter 10
Reruntuhan Kerajaan Palsu
Aris berhasil menghancurkan reputasi Baskoro dan mengamankan buku kas transaksi ilegal. Setelah mengintimidasi penjaga rumah sakit dengan kartu identitas emas, ia mendapatkan kunci perunggu dari Bibi Sumi. Aris kini bersiap melepas penyamarannya setelah menerima panggilan dari organisasi pusat.
Release unitFull access available
Chapter 11
Identitas yang Terungkap
Aris mengamankan keselamatan Bibi Sumi melalui intimidasi berbasis bukti, memaksa Danu membocorkan identitas 'Arsitek', dan secara publik mengklaim kembali otoritas aset keluarga di acara tender dengan kunci perunggu, sekaligus melepas penyamarannya untuk memulai perang terbuka.
Release unitFull access available
Chapter 12
Langkah Menuju Takhta
Aris mengukuhkan statusnya sebagai pewaris sah dengan memegang kunci perunggu dan bukti korupsi Arsitek. Setelah menolak negosiasi dengan dewan direktur melalui Enforcer mereka, ia meninggalkan kota untuk menantang hierarki yang lebih tinggi, mengakhiri babak comeback-nya dengan otoritas penuh.
Release unitFull access available