Chapter 1
Bau Rumah Sakit dan Harga Diri yang Terinjak
Aris dipermalukan oleh Bram dan Maya di rumah sakit karena dianggap tidak mampu membayar biaya medis. Di tengah penghinaan tersebut, Aris menemukan bukti penggelapan tender yang dilakukan Bram. Aris memotret dokumen tersebut dan mengirimkan pesan anonim kepada Bram sebagai langkah awal pembalikan status.
Release unitFull access available
Chapter 2
Kartu Tersembunyi di Balik Meja
Aris mengonfirmasi kecurangan tender Bram melalui analisis digital dan memberikan peringatan anonim yang mengguncang posisi Bram di keluarga.
Release unitFull access available
Chapter 3
Palu Lelang yang Mengubah Nasib
Aris menggagalkan tender Bram dengan mengungkap bukti penggelapan dana 4,2 miliar di depan dewan direksi, mengubah statusnya dari menantu sampah menjadi ancaman nyata, sekaligus menarik perhatian pihak ketiga yang misterius.
Release unitFull access available
Chapter 4
Status Baru, Musuh Baru
Aris menghadapi kemarahan Bram dan keluarga mertuanya setelah keberhasilannya mengungkap penggelapan dana 4,2 miliar. Ia berhasil mengamankan posisinya dengan kontrak audit eksternal yang membekukan akses kredit Bram, sekaligus menarik perhatian pihak ketiga yang misterius.
Release unitMembership required
Chapter 5
Manuver di Ruang Rapat
Aris berhasil membekukan akses kredit Bram melalui tekanan audit forensik di Bank Nusantara. Ia kemudian memaparkan bukti penggelapan dana kepada Maya, yang mulai meragukan loyalitas Bram. Aris juga didekati oleh pihak ketiga misterius yang mengancam sekaligus menawarkan perlindungan.
Release unitMembership required
Chapter 6
Topeng yang Retak
Aris membongkar penggelapan dana 4,2 miliar yang dilakukan Bram di depan Maya, memaksa Maya untuk memilih sisi. Bram terpojok secara finansial dan hukum, sementara Aris mulai dilirik oleh pihak konglomerat pesaing yang melihat potensi strategisnya.
Release unitMembership required
Chapter 7
Lelang Ulang yang Mematikan
Aris memenangkan tender properti utama melalui manipulasi sistem lelang dan pembekuan kredit Bram, mempermalukan Bram di depan publik dan memicu investigasi dewan direksi.
Release unitMembership required
Chapter 8
Kejatuhan Sang Pewaris
Aris berhasil membongkar penggelapan dana 4,2 miliar yang dilakukan Bram di depan dewan direksi, yang berujung pada pemecatan Bram. Aris kini memegang kendali atas aset keluarga, namun ia segera dihadapkan pada ancaman baru dari konglomerat pesaing yang mulai mengincarnya.
Release unitMembership required
Chapter 9
Ancaman dari Balik Layar
Aris mengukuhkan dominasinya di Wijaya Group dengan memecat Bram menggunakan bukti utang perusahaan cangkang. Namun, kemenangan ini menarik perhatian Grup Tirta, investor di balik Bram, yang kini mengancam Aris secara pribadi untuk menyerahkan aset Blok C atau menghancurkan perusahaan keluarga.
Release unitMembership required
Chapter 10
Perang Bisnis Skala Besar
Aris berhasil mematahkan upaya hostile takeover Grup Tirta dengan menggunakan dana cadangan pribadinya untuk menguasai kembali saham perusahaan. Di saat yang sama, ia membalikkan ancaman Grup Tirta dengan mengungkap bukti penggelapan dana perusahaan cangkang mereka, menempatkan musuhnya dalam posisi terpojok.
Release unitMembership required
Chapter 11
Skakmat di Ruang Lelang Utama
Aris memenangkan lelang properti Blok C dengan menjebak Grup Tirta dan Bram dalam skandal hukum aset yang ia kendalikan sebagai kreditor utama, mengakhiri dominasi mereka secara publik.
Release unitMembership required
Chapter 12
Kebangkitan Sang Juru Lelang
Aris berhasil menggulingkan Bram melalui bukti hukum yang tak terbantahkan dan mengonsolidasikan kekuasaannya di Wijaya Group. Maya akhirnya mengakui posisi Aris sebagai mitra setara, namun kemenangan ini memicu perhatian dari pemain besar misterius yang mengincar Aris.
Release unitMembership required