Sarapan di Atas Jurang
Nara Wijaya dipanggil ke penthouse keluarga Mahesa untuk menghadapi ultimatum pertunangan palsu. Dengan menggunakan utang ibunya sebagai senjata, Oskar Mahesa mencoba memaksanya menjadi pion. Nara membalikkan keadaan dengan menegosiasikan syarat perlindungan hukum yang mengikat dan menuntut pengakuan status sebagai tunangan, bukan sekadar pengganti. Bab berakhir dengan Adrian menggenggam tangan Nara di depan media, menandai dimulainya aliansi berbahaya yang penuh ancaman.