Chapter 1
Kontrak di Atas Kehancuran
Arini terpojok oleh tuduhan penggelapan di acara gala kantor. Bram muncul secara tak terduga, mengklaim Arini sebagai tunangannya untuk menghentikan konfrontasi. Namun, pertolongan tersebut adalah jebakan; Bram menggunakan rahasia tentang anak Arini sebagai alat pemerasan untuk memastikan Arini tetap dalam sandiwara pertunangan palsu tersebut.
Release unitFull access available
Chapter 2
Sandiwara di Bawah Sorotan
Arini berhasil melewati konfrontasi di ballroom berkat intervensi Bram, namun menyadari bahwa perlindungan tersebut adalah bentuk kendali baru. Bram mengungkapkan bahwa ia mengetahui keberadaan anak Arini dan menuntut Arini pindah ke kediamannya demi 'keamanan', yang sebenarnya adalah langkah untuk mengurung Arini dalam pengawasan ketatnya.
Release unitFull access available
Chapter 3
Jebakan Warisan
Arini menyusup ke ruang kerja Bram dan menemukan bahwa pertunangan mereka adalah syarat mutlak bagi Bram untuk menguasai warisan perusahaan. Bram memergokinya dan menawarkan kompensasi finansial, namun Arini menolak. Bram kemudian memaksa Arini menghadiri makan malam keluarga sebagai perisai, sebelum akhirnya menuntut Arini pindah ke apartemennya dengan ancaman akan mengungkap rahasia anaknya jika ia menolak.
Release unitFull access available
Chapter 4
Bayang-Bayang di Rumah
Arini dipaksa tinggal di apartemen Bram di bawah pengawasan ketat. Saat menghadiri makan malam kolega, Bram menunjukkan sisi protektifnya yang dominan untuk membungkam kecurigaan investor. Namun, ketegangan memuncak saat Arini tidak sengaja menjatuhkan mainan anaknya, memberikan Bram bukti nyata bahwa Arini menyembunyikan sesuatu yang lebih besar dari sekadar rahasia data.
Release unitMembership required
Chapter 5
Sentuhan yang Mengancam
Bram mengonfrontasi Arini dengan mainan kayu yang ditemukannya, mempertegas posisinya sebagai pemegang kendali. Di acara gala, tekanan publik meningkat saat fotografer bayaran mulai mengintai masa lalu Arini. Arini menerima pesan ancaman yang mengungkap bahwa identitas anaknya mulai terlacak, memaksa Arini menyadari bahwa ia tidak bisa lagi bersembunyi sendirian.
Release unitMembership required
Chapter 6
Harga Sebuah Kebenaran
Arini menghadapi intimidasi keluarga Bram di sebuah makan malam. Bram secara tak terduga membela Arini dengan memutus akses dana keluarga, menegaskan posisinya sebagai pelindung sekaligus pengendali. Arini menyadari bahwa Bram telah menempatkan pengamanan untuk anaknya tanpa izin, mengunci posisi tawar Arini dalam kontrak mereka.
Release unitMembership required
Chapter 7
Perlindungan dalam Bahaya
Arini menyadari bahwa Bram telah menempatkan tim pengamanan untuk anaknya tanpa izin. Konfrontasi di apartemen mengungkapkan bahwa Bram menggunakan perlindungan tersebut sebagai alat kontrol sekaligus pertahanan terhadap ancaman Baskoro. Bram menawarkan jalan keluar melalui dokumen rahasia, namun Arini menyadari bahwa ia tidak memiliki agensi untuk pergi tanpa membahayakan anaknya.
Release unitMembership required
Chapter 8
Celah di Pertahanan
Arini menghadapi Bram di kantornya untuk memprotes pengamanan ilegal terhadap anaknya. Bram memberikan dokumen pembatalan kontrak sebagai bentuk 'kebebasan', namun Arini menyadari bahwa kebebasan tersebut justru akan membahayakan anaknya dari ancaman Baskoro. Di akhir bab, Bram menyadari kemiripan fisik yang mencolok antara dirinya dan Rian.
Release unitMembership required
Chapter 9
Rahasia di Ujung Tanduk
Arini menolak pembatalan kontrak untuk menjaga perlindungan anaknya, namun Bram membalas dengan memaksa hadir di acara sekolah Rian. Di sana, Bram akhirnya menyadari kemiripan fisik antara dirinya dan Rian, memicu konfrontasi yang mengakhiri kerahasiaan Arini.
Release unitMembership required
Chapter 10
Kebenaran yang Meledak
Bram mengonfrontasi Arini dengan bukti DNA Rian. Arini terpaksa menerima ultimatum Bram untuk pindah ke kediamannya demi perlindungan dari ancaman Baskoro, sementara ancaman penculikan dari keluarga Bram mulai bergerak nyata.
Release unitMembership required
Chapter 11
Pilihan di Balik Kekuasaan
Arini dan Rian pindah ke kediaman Bram di bawah pengawasan ketat. Konflik memuncak saat keluarga Bram mencoba menculik Rian, memaksa Bram untuk memilih antara warisannya dan keselamatan mereka. Bram akhirnya menyiapkan rencana pelarian bagi Arini dan Rian, membuktikan komitmennya sebagai pelindung.
Release unitMembership required
Chapter 12
Awal yang Baru di Balik Topeng
Bram menghancurkan warisannya sendiri untuk memutus akses Baskoro terhadap Rian, membiarkan Arini melarikan diri ke luar negeri sementara ia menghadapi konsekuensi hukum dan sosial di rumah. Beberapa minggu kemudian, mereka bersatu kembali dalam kehidupan yang tenang dan anonim, bebas dari jeratan masa lalu.
Release unitMembership required