Sisa Dingin di Ruang Pengantin
Arini menghadapi pengkhianatan Dito yang menguras asetnya tepat sebelum perayaan pernikahan. Di tengah ancaman kehancuran reputasi, Bramantyo menawarkan kontrak pertunangan palsu sebagai alat negosiasi untuk melindungi aset Arini sekaligus menjatuhkan Dito. Arini menerima kesepakatan tersebut, mengubah meja rias pengantin menjadi meja pertempuran strategis.