Bayang-Bayang di Balik Dupa
Bau dupa yang menyesakkan di ruang kerja mendiang ayahnya bukan sekadar aroma; itu adalah pengingat bahwa di rumah ini, udara pun memiliki pemilik. Aris menatap buku besar bersampul kulit kusam di atas meja jati. Cahaya lampu gantung yang temaram membuat bayangan di sudut ruangan menari, seolah-olah ruangan ini ikut mengawasi setiap gerak-geriknya.
Ia membuka halaman tengah. Jemarinya gemetar saat menelusuri deretan angka dan nama yang tertulis deng
Preview ends here. Subscribe to continue.