Novel

Chapter 6: Audit Peringkat Menengah

Aris berhasil lolos dari audit peringkat dengan memanipulasi sensor menggunakan Cakram Hitam, namun tindakannya menarik perhatian sekte dan Jia. Jia menawarkan aliansi rahasia untuk menjatuhkan sindikat Penguasa Jalur sebagai ganti pembersihan nama Aris dari daftar pengawasan.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Audit Peringkat Menengah

Aris membanting pintu kamarnya di Lantai Dua, napasnya tersengal. Di balik dinding tipis itu, gema langkah sepatu bot berat milik sindikat 'Penguasa Jalur' masih beradu dengan lantai besi. Mereka belum pergi, hanya menunggu. Di sakunya, Cakram Hitam Retak berdenyut panas, menyerap residu energi limbah yang merayap di meridian Aris seperti jarum-jarum tajam. Ia baru saja lolos dari audit peringkat, namun harga yang dibayar adalah stabilitas meridiannya sendiri.

"Buka pintu ini, Aris! Kami tahu kau punya kunci mekanisme menara itu!" teriak suara kasar dari luar. Gedoran keras membuat debu berjatuhan dari langit-langit. Aris tidak punya waktu untuk bersembunyi. Sensor audit yang dipasang sekte masih memindai residu energi di udara kamar. Jika ia tertangkap dengan artefak itu sekarang, ia tidak akan sekadar diusir; ia akan dihapus dari catatan menara.

Aris menjatuhkan diri ke lantai, tangannya menekan dada untuk menahan getaran hebat di meridiannya. Ia mengaktifkan Teknik Pernapasan Pasar Gelap. Alih-alih menyerap energi untuk kultivasi, ia memutarbalikkan alirannya, memaksa energi limbah yang ia serap tadi malam mengalir keluar ke cakram. Artefak itu merespons, memancarkan kabut hitam tipis yang menyelimuti seluruh ruangan, mengaburkan jejak energi asli Aris dari sensor sekte. Keheningan yang mencekam menyusul di luar. Sindikat itu kehilangan jejaknya, namun Aris tahu, ini hanya penundaan sementara.

Keesokan paginya, Aris dipanggil ke kantor administrasi. Bau ozon dan logam terbakar menyambutnya. Di balik meja kayu jati, seorang Pemeriksa Sekte berjubah abu-abu menatap bola kristal pendeteksi energi dengan dingin. "Auditmu menunjukkan anomali, Aris. Lonjakan energi yang tidak lazim untuk kultivator kelas bawah. Sekte tidak suka ketidakpastian."

Pemeriksa itu mengaktifkan alat perunggu berbentuk cakram. Jarumnya bergetar liar, mencoba membedah meridian Aris. Aris sudah bersiap; ia membiarkan tekniknya 'bocor' sedikit ke arah yang salah, membelokkan sensor ke sisa-sisa energi limbah yang ia sengaja tinggalkan di titik meridian yang tidak vital. Pemeriksa itu mengernyit, mencatat sesuatu di papan tulisnya. "Kau lolos audit, tapi kau sekarang berada di bawah daftar pengawasan ketat sekte. Jangan berpikir untuk membuat masalah lagi."

Saat Aris melangkah keluar, tubuhnya hampir rubuh. Ia terseok di lorong samping yang lembab, mencari kristal pemulih, namun bayangan seseorang menghalangi jalannya. Jia berdiri tegak dengan jubah elitnya yang sempurna. "Kenaikan peringkatmu terlalu bersih untuk sampah lantai bawah, Aris. Detektor tadi hampir meledak saat kau lewat. Aku tahu kau menggunakan teknik terlarang."

Aris mencoba tetap tenang meski rasa sakit di dadanya memuncak. "Hanya keberuntungan pasar gelap, Nona Jia."

Jia melangkah mendekat, matanya tajam. "Jangan main-main. Aku melihat residu energi limbah di meridianmu. Kalau aku lapor sekarang, kau tamat. Tapi... ada cara lain. Aku tahu sindikat Penguasa Jalur mengejarmu karena artefak itu. Mereka ingin menguasai mekanisme menara melalui tanganmu. Aku punya penawaran: bantu aku menjatuhkan pemimpin sindikat, dan aku akan memastikan namamu bersih dari daftar pengawasan sekte."

Aris menatap rivalnya itu. Jia bukan sekadar elit yang sombong; ia adalah pion yang putus asa untuk mempertahankan posisinya. Aris menyadari bahwa dengan menerima aliansi ini, ia tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga memegang kendali atas hierarki lantai dua. Ia mengangguk pelan, menyetujui kesepakatan berbahaya yang akan mengguncang pondasi menara. Aris kini bukan lagi sekadar buronan; ia adalah pemain yang siap meruntuhkan sistem dari dalam, meski ia tahu setiap langkahnya kini diawasi oleh sekte yang siap menghukumnya pada kesalahan terkecil.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced