Novel

Chapter 8: Badai di Depan Media

Aruna dan Bramantya menghadapi skandal tuduhan pencurian rahasia perusahaan yang disebarkan Wijaya. Bramantya sengaja membiarkan Aruna diserang untuk memancing lawan masuk ke perangkap, namun hal ini menguji kepercayaan Aruna. Aruna kini memegang bukti yang bisa menghancurkan Bramantya sekaligus membebaskan dirinya dari kontrak.

Release unit15% free previewIndonesian / Bahasa Indonesia
Preview active

This release is currently served with by_percent ยท 15 rules.

Upgrade Membership

Internal Links

Browse related catalog lanes

15% preview Subscribe to continue the serialized release.

Badai di Depan Media

Kilatan lampu kamera di gerbang kediaman Aditama terasa seperti ribuan jarum yang menusuk retina. Aruna tetap tegak di samping Bramantya, meski ia tahu reputasinya sedang dicabik-cabik oleh narasi yang disebar Wijaya. Di layar ponsel yang sempat ia intip, sebuah portal berita daring memasang tajuk utama: Istri Kontrak atau Mata-mata? Bukti Pencurian Rahasia Dagang Aruna Terungkap.

"Jangan menunduk," bisik Bramantya. Suaranya rendah, nyaris tak terdengar di balik deru teriakan wartawan yang menuntut konfirmasi.

Aruna tidak menunduk. Ia justru menatap lurus ke arah lensa kamera

Preview ends here. Subscribe to continue.

Member access

Keep reading across novels, comics, and audio.

Preview first. Subscribe when you want the next chapter, episode, or track.

  • Monthly and yearly membership
  • One library for every format
  • Progress and favorites stay synced