Novel

Chapter 3: Papan Peringkat yang Berbohong

Kael memenangkan tantangan publik di lantai dua dengan mencuri slot energi, yang memicu kecurigaan Sera. Di tengah pengejaran, ia menemukan fragmen memori yang mengungkap sifat asli Menara sebagai mesin penguras kehidupan, dan kini ia harus mencuri fragmen energi tersebut dalam waktu 5 menit untuk bertahan hidup.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Papan Peringkat yang Berbohong

Lantai dua Menara bukan sekadar ruang ujian; ini adalah ruang hampa yang menuntut pajak berupa napas. Di sini, setiap mililiter oksigen yang dihirup adalah komoditas yang dipantau oleh Hukum Napas. Kael berdiri di tengah arena, merasakan paru-parunya terbakar. Di tribun VIP, Sera—Pengawas Sektor yang dikenal karena efisiensinya dalam membasmi anomali—menatapnya dengan mata yang tidak lagi sekadar menilai, melainkan memburu.

"Peserta 402, Kael," suara mekanis Penguji Menara bergema, dingin dan tanpa kompromi. "Sinkronisasi Tier 1 terdeteksi. Jika gagal membuktikan validitas data dalam tiga menit, akses lantai akan dicabut permanen."

Kael tidak menjawab. Ia tahu setiap kata adalah pemborosan napas yang bisa berujung pada pengurangan jatah hidup. Di sudut pandang sistemnya, angka merah berkedip: [Sisa Waktu Hidup: 22 Tahun. Peringatan: Deteksi Sektor Aktif].

Sera melangkah turun dari tribun, langkahnya ringan namun penuh tekanan. "Peringkatmu melompat dari daftar hitam ke lima puluh besar dalam semalam, Kael. Sistem tidak pernah berbohong, tapi sistem bisa dimanipulasi oleh sampah yang menemukan celah."

Kael memejamkan mata, memusatkan sisa energinya. Ia tidak punya cadangan untuk bertarung secara konvensional. Ia membutuhkan leverage.

[Misi Terdeteksi: Curi Slot Energi dari Penguji. Biaya: 6 Bulan Umur. Berhasil: Akses Data Menara Terbuka.]

Tanpa ragu, Kael menekan tombol 'Terima'. Rasa dingin yang tajam menghujam dadanya, seolah sebagian jiwanya disedot paksa. Namun, saat ia melangkah, tubuhnya bergerak dengan efisiensi yang tidak manusiawi. Ia memanipulasi celah dalam Hukum Napas, mengubah napas yang terbuang menjadi ledakan kinetik yang memicu papan peringkat di pusat data Lantai Dua. Nama Kael meroket, memancarkan cahaya neon biru yang menyilaukan mata para penonton.

"Kau mencuri slot misi," desis Sera, tangannya sudah berada di gagang senjata energi. Tekanan udara di sekitar Kael meningkat drastis; Sera menggunakan otoritas lantai untuk mengunci pergerakannya.

Kael tidak menunggu. Ia memicu ledakan energi dari slot yang baru saja ia curi, menciptakan tabir debu beton yang meledak dari lantai arena. Di tengah kekacauan itu, ia tidak melarikan diri ke pintu keluar, melainkan menerjang ke arah reruntuhan pilar di sudut arena yang jarang tersentuh.

Di balik reruntuhan, terdapat celah gelap yang memancarkan pendaran biru pucat. Kael merangkak masuk, mengabaikan peringatan sistem: [Peringatan: Paparan Anomali Tinggi. Sisa Umur: 21 Tahun 11 Bulan]. Lorong itu sempit, dindingnya dilapisi kabel organik yang berdenyut seperti nadi. Di ujung lorong, sebuah artefak berbentuk kubus melayang—sebuah fragmen memori.

Saat Kael menyentuhnya, visinya dibanjiri data masa lalu Menara. Ini bukan tempat ujian; ini adalah mesin penguras kehidupan yang dirancang untuk memanen sisa umur para pendaki. Sebelum ia bisa mencerna kebenaran itu, sistemnya mengeluarkan peringatan darurat.

[PERINGATAN: Akses memori ilegal terdeteksi. Risiko penghapusan data: 89%].

Suara sepatu bot Sera menggema di lorong logam, semakin dekat. Kael menatap fragmen tersebut. Jika ia membuangnya, ia selamat tetapi tetap menjadi budak. Jika ia menyerapnya, ia mungkin mendapatkan kekuatan untuk melawan, namun sistem akan memburunya lebih keras. Kael menekan fragmen itu ke dadanya, membiarkan sistem rusaknya menyerap energi terlarang tersebut. Cahaya neon merembes masuk ke dalam pembuluh darahnya, mengubah struktur Tier-nya secara paksa.

[Misi Baru: Curi fragmen energi dalam 5 menit. Kegagalan: Penghapusan total.]

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced