Novel

Chapter 8: Bukti yang Terlihat

Kael berhasil meloloskan diri dari kejaran keamanan akademi dengan mengecoh sensor menggunakan energi artefak. Setelah mengancam Aris dengan data anomali yang ia miliki, Kael bekerja sama dengan Sena untuk mengintegrasikan artefak ke dalam sistemnya. Hasilnya, peringkat Kael melonjak ke posisi 98, namun tindakan ini memicu kerusakan sistem akademi yang fatal.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Bukti yang Terlihat

Alarm merah berdenyut di sepanjang koridor bawah tanah, memancarkan cahaya yang membuat bayangan Kael menari-nari dengan liar di dinding beton. Di balik retinanya, sistem miliknya berkedip dalam ritme yang menyakitkan: SYSTEM HARD-RESET: 42%... 43%... Artefak dari Lantai 10 yang ia genggam terasa seperti bara api yang membakar saraf tangannya, menyuntikkan residu korosif langsung ke inti sistemnya.

Kael terhuyung, bahunya menghantam dinding. Ia tidak punya akses pemulihan—sistemnya terkunci selama 21 jam ke depan sebagai biaya integrasi. Sensor gerbang utama sudah mencatat anomali energi, dan instruktur senior akan tiba dalam hitungan menit untuk melakukan pembersihan data. Kael memaksakan diri berdiri, mengabaikan rasa nyeri yang menjalar dari lengan kirinya. Ia menyalurkan sisa energi artefak ke titik distribusi di koridor samping. Cahaya biru elektrik berpendar, menciptakan tanda tangan energi palsu yang memicu sensor otomatis. Saat alarm beralih fokus ke sana, Kael melesat ke arah berlawanan, menembus pintu darurat yang tertutup debu.

Di lorong sayap barat, Aris berdiri mematung. Sang rival menghalangi jalan, wajahnya pucat namun matanya memancarkan kebencian yang tertahan. Ia menggenggam perangkat transmisi kristal—bukti visual Kael di zona terlarang.

"Kau seharusnya mati di balik gerbang itu, Kael," desis Aris. "Sekali aku menekan tombol ini, kau bukan hanya diusir, tapi dihapus dari catatan akademi."

Kael berhenti tepat di depan Aris, jarak mereka hanya terpaut beberapa inci. "Tekan saja," balas Kael dingin. "Tapi tanyakan pada dirimu sendiri: apakah kau siap jika dewan mengetahui kenapa lukamu di reruntuhan itu tidak kunjung sembuh? Mengapa data anomali yang kuserap darimu justru menggerogoti sirkuit sistemmu sendiri?"

Aris tertegun, tangannya gemetar. Ancaman Kael mengenai data anomali yang ia curi dari luka sang rival menjadi rantai yang mengikat mulutnya. Aris membiarkan Kael lewat, meski tatapannya penuh kebencian yang tertahan.

Kael mencapai ruang penyimpanan bawah tanah. Sena sudah menunggu di sana. Artefak itu berdenyut, merobek kode sistem Kael. Kael terhuyung, punggungnya menghantam rak besi.

"Sistemmu menolaknya," suara Sena memecah keheningan. "Aku punya akses ke memori pendaki pertama di arsip bayangan. Kita bisa menggunakannya sebagai jembatan agar artefak itu dikenali sebagai bagian dari sistemmu."

"Lakukan," desak Kael. Saat Sena menempelkan jemarinya pada antarmuka Kael, lonjakan energi murni meledak. Sistem Kael bergetar hebat, memproses data terlarang yang selama ini terkunci. Rasa sakit yang membakar sarafnya perlahan mereda, digantikan oleh aliran kekuatan yang asing namun nyata.

Kael melangkah kembali ke Aula Pusat Akademi. Bisik-bisik para siswa elit mereda, digantikan oleh tatapan curiga. Mereka mencium bau anomali—bau logam terbakar yang samar-samar menguar dari artefak Lantai 10 yang kini menyatu dengan inti energinya. Di depan aula, layar kristal raksasa yang menampilkan Peringkat Menara Utama berkedip hebat. Data dari lantai terlarang mulai melakukan sinkronisasi paksa dengan server pusat.

Kael berhenti tepat di depan layar. Sinkronisasi data: 98%... 99%... Nama 'Kael' yang selama ini terkubur di posisi terbawah tiba-tiba berkedip terang. Peringkatnya melompat secara brutal: 900... 500... 200... hingga berhenti tepat di angka 98. Sorak-sorai keheningan menyelimuti aula saat nama Kael resmi tercatat di 100 besar. Namun, tepat saat Kael berdiri di podium, layar peringkat mulai berkedip merah dan mengeluarkan suara decitan mesin yang sekarat—tanda bahwa kenaikan peringkat Kael telah merusak integritas sistem akademi secara permanen.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced