Novel

Chapter 6: Ujian Publik yang Mematikan

Kael berhasil melewati ujian kualifikasi dengan manuver berisiko tinggi yang hampir membakar sistem Frame 09. Meski menang, ia kini secara resmi dicap sebagai 'anomali' oleh instruktur akademi. Di akhir bab, Kael memojokkan Elara dengan bukti bahwa ia memegang aset curian keluarga Elara, menciptakan kebuntuan yang memaksa mereka berdua untuk waspada satu sama lain.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Ujian Publik yang Mematikan

Suara dengung frekuensi rendah dari Frame 09 terdengar seperti napas yang tersengal di dalam hanggar Sektor-7. Kael berlutut di bawah kaki logam mech itu, jemarinya yang berbalut perban kasar gemetar saat menyentuh retakan mikro pada aktuator utama. Oli hitam merembes keluar, menetes ke lantai logam dengan irama yang membuat jantungnya berdegup kencang. Di balik segel keluarga Elara yang ia tempelkan sebagai kamuflase, teknologi Protokol Hantu yang ia paksa masuk ke dalam sistem mulai memberontak.

"Berhenti bergetar, sialan," bisik Kael. Bekas luka akibat mencongkel kunci enkripsi militer itu kembali terbuka, meneteskan darah segar yang menodai lantai. Jika suhu aktuator melonjak lebih dari dua derajat lagi, sistem pemindai termal kelas militer akademi akan mendeteksi anomali energi tersebut.

Mentor Jace muncul dari balik tumpukan kotak suku cadang, wajahnya penuh kerutan tegang. "Mereka memajukan jadwal pemindaian mendalam, Kael. Instruktur tidak lagi percaya pada laporan sensor yang kau manipulasi kemarin. Jika mereka melihat jejak Protokol Hantu itu, tamat riwayatmu."

Kael tidak menjawab. Ia meraih kabel sinkronisasi, memaksakan koneksi saraf ke dalam inti mesin. Rasa sakit menyengat otaknya, namun Frame 09 akhirnya stabil—untuk saat ini.

*

Arena ujian menyala dengan sorotan lampu yang menyilaukan sensor optik Frame 09. Kael menggenggam tuas kendali, merasakan getaran mesin yang tidak wajar. Di tribun VIP, Instruktur Vane berdiri dengan tatapan tajam, memperhatikan setiap mikron pergerakan Kael.

"Peserta 09, mulai rintangan," suara Vane bergema dingin.

Begitu Kael memacu mesinnya, lantai arena bergeser. Pipa-pipa uap bertekanan tinggi menyembur secara sporadis, menciptakan pola gangguan termal yang mustahil diprediksi. Ini bukan ujian kelincahan; ini adalah upaya sistematis untuk memicu overheat pada Frame 09. Peringatan: Stabilitas Termal 68%, tulis HUD Kael. Kael menyadari polanya: setiap ia mencoba manuver standar, sensor lantai meningkatkan resistensi. Vane sedang memancing penggunaan Protokol Hantu. Kael memejamkan mata sejenak, mengingat pola serangan yang diajarkan Jace, lalu melakukan manuver sidestep ekstrem yang melampaui limitasi mekanis rangkanya. Logam berderit, percikan api keluar dari sendi bahu, namun ia berhasil melewati pilar penghancur tepat sebelum sensor mendeteksi enkripsi terlarangnya.

*

Sorak-sorai penonton meledak saat Kael mendarat di garis akhir dengan Frame 09 yang berasap. "Waktu tempuh: 42 detik," suara sistem terdengar datar. Kael tidak peduli pada angka itu. Fokusnya tertuju pada Elara yang berdiri kaku di balkon VIP, jemarinya mencengkeram pagar hingga memutih. Mata Elara tertuju pada bahu Frame 09, tempat segel keluarganya tersembunyi. Kael menyadari bahwa kemenangan ini hanyalah jebakan baru; ia telah menjadi 'anomali' yang kini berada dalam daftar pembersihan prioritas akademi.

*

Di ruang simulasi pasca-ujian, suasana terasa menyesakkan. Kael berhadapan dengan Elara dalam simulasi tempur yang sunyi. "Kau beruntung," desis Elara, suaranya bergetar di balik topeng elitnya. "Sistem forensik mungkin melewatkan tanda tangan energi itu, tapi aku tidak. Aku tahu segel siapa yang ada di sana."

Kael memutar tuas kendali, menatap layar Elara yang memantulkan keraguan. "Kalau kau begitu yakin, kenapa tidak lapor ke instruktur? Oh, tunggu. Itu akan mengungkap bahwa kau kehilangan kendali atas aset keluargamu sendiri di depan publik."

Elara terdiam. Topeng elitnya retak, memperlihatkan gurat ketakutan yang sama dengan milik Kael. Kael memproyeksikan data diagnostik Frame 09 yang sudah dimodifikasi ke layar Elara, memperlihatkan pola enkripsi militer kuno. Elara tersentak, menyadari bahwa mereka berdua hanyalah pion dalam permainan sistem yang jauh lebih besar dan mematikan. Kael tahu, ini baru permulaan dari kejatuhan mereka berdua.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced