Novel

Chapter 2: Peningkatan yang Berisiko

Arka menguji protokol Overdrive pada mech A-774 untuk membuktikan efisiensinya di depan publik, namun keberhasilannya memicu audit sistem dari akademi. Elena mulai mencurigai Arka, dan Arka harus mengambil risiko membakar inti energi mech-nya demi menyembunyikan data prototipe sebelum audit dimulai.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Peningkatan yang Berisiko

Bau oli terbakar dan debu logam menyengat hidung Arka saat ia membanting pintu bengkel Jaka. Di atas meja kerja yang berantakan, tablet hologram memancarkan cahaya merah yang berkedip konstan: Peringatan Penarikan Unit A-774: 48 Jam Tersisa.

"Mereka tidak menunggu, Arka," geram Jaka tanpa menoleh dari deretan sirkuit yang sedang ia solder. "Dewan akademi sudah menandatangani surat sita. Begitu waktu habis, unit itu akan dipreteli dan kau akan didepak keluar dengan hutang yang mencekik leher."

Arka menatap A-774 yang tampak menyedihkan di sudut bengkel. Kabel telanjang mencuat dari sambungan bahu, dan pelat pelindungnya penuh goresan uji coba yang gagal. "Data prototipe itu baru saja mulai sinkron dengan sistem sarafku, Jaka. Aku tidak bisa membiarkan mereka mengambilnya sekarang."

Jaka meletakkan alat lasnya dengan dentang keras. "Protokol 'Overdrive' yang kau temukan bukan sekadar tambahan daya. Itu sistem pemaksa yang akan menguras setiap tetes energi dari inti baterai standar. Gunakan itu sekarang, atau lupakan saja peringkat kelas atas selamanya."

Arka melompat ke kokpit. Begitu kursi pilot terpasang, ia menyambungkan data Overdrive ke sistem navigasi. "Jika aku tidak membuktikan efisiensi ini, unit ini hanyalah besi rongsokan dalam dua hari," gumamnya.

Di Arena Uji Coba Sektor 4, Arka memicu protokol tersebut. Seketika, dunia melambat. Arka merasakan aliran data mentah membanjiri sarafnya melalui neural link. Ia melakukan manuver drift yang mustahil, memutar poros pinggul mech hingga 180 derajat sambil melepaskan tembakan presisi ke tiga unit dummy. Kecepatan reaksinya meningkat 40%. Namun, tepat saat target terakhir hancur, indikator suhu inti berubah menjadi merah menyala. Peringatan sistem level 3 berbunyi nyaring, menarik perhatian sensor pemantau akademi.

Arka melompat turun dari kokpit, napasnya tersengal. Panel di pergelangan tangannya menunjukkan efisiensi 88%—sebuah angka yang mustahil bagi kadet kelas bawah. Tiba-tiba, bayangan dingin jatuh di atasnya. Elena berdiri di ambang pintu, seragam elitnya yang putih bersih sangat kontras dengan lantai bengkel yang kotor. Matanya menatap tajam ke arah A-774 dengan kecurigaan yang nyata.

"Data yang menarik untuk sebuah rongsokan," suara Elena dingin. "Keberuntungan tidak menghasilkan lonjakan akselerasi sebesar itu. Kau menggunakan modul ilegal, bukan?"

Arka memaksakan senyum, menutupi terminal akses dengan tubuhnya. "Hanya pengaturan manual yang diperbarui, Elena. Kalau kau ingin membuktikan sesuatu, lihat saja log data yang sudah kubersihkan."

Elena menatapnya dengan tatapan yang bukan lagi meremehkan, melainkan penuh perhitungan. "Kita lihat seberapa lama kau bisa menyembunyikan kebenaran itu."

Arka kembali ke bengkel hanya untuk mendapati notifikasi baru: Audit Sistem Tingkat Tinggi dijadwalkan dalam dua jam. Jaka menatapnya dengan panik. "Mereka akan membedah mech ini dan menemukan sumber daya ilegal itu!"

Arka tidak punya pilihan. Ia harus mengunci data tersebut ke memori inti sebelum audit dimulai. Ia mengaktifkan Overdrive secara paksa. Suhu inti mech melonjak drastis, membakar sistem internal hingga kabel-kabel di balik pelat dada mulai berasap. Data prototipe mulai merespons perintahnya, namun panas yang dihasilkan mengancam akan melumerkan inti energi mech-nya sendiri.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced