Novel

Chapter 1: Mech Rongsokan dan Batas Waktu

Arka berhasil bertahan dalam uji kualifikasi melalui sinkronisasi data prototipe kuno yang tersembunyi di mech rongsokannya. Namun, alih-alih mendapatkan pengakuan, akademi justru mengeluarkan surat perintah penarikan unit dalam 48 jam. Arka kini terjepit antara ancaman pemretelan mech dan bahaya menggunakan protokol Overdrive yang tidak stabil.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Mech Rongsokan dan Batas Waktu

Lampu indikator di kokpit berkedip merah—peringatan sinkronisasi yang seharusnya membuat jantung Arka berhenti. Di depannya, frame tipe-V miliknya bergetar hebat, mengeluarkan suara gesekan logam yang memekakkan telinga.

"Sistem distribusi energi tidak stabil. Efisiensi turun ke 12 persen," suara dingin sistem AI akademi bergema.

Di layar utama, Goliath milik Elena meluncur dengan keanggunan yang menghina. Mech kelas menengah itu bergerak mulus, menyisakan jejak cahaya biru di lintasan arena 'Pilar Langit'. Elena tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga; dia hanya menunggu Arka hancur oleh kegagalannya sendiri.

"Menyerahlah, Arka," suara Elena terdengar lewat kanal komunikasi publik, jernih dan penuh rasa kasihan yang dingin. "Mech rongsokan itu bukan untuk bertarung. Itu hanya tumpukan besi yang menunggu untuk dilebur."

Arka menggertakkan gigi. Di luar arena, para kadet elit bersorak, menertawakan taruhan konyol yang ia buat demi mempertahankan hak akses mech-nya. Jika ia kalah dalam uji kualifikasi ini, ia bukan hanya kehilangan mech, tapi juga dikeluarkan dari akademi—dan itu berarti akhir bagi harapan keluarga untuk melunasi hutang mereka. Tidak hari ini.

Arka fokus pada panel kontrol yang bergetar. Saat jemarinya menari di atas layar sentuh yang retak, sebuah anomali muncul di sudut log data. Bukan kode standar akademi, melainkan baris enkripsi kuno yang berdenyut selaras dengan detak jantungnya. Arka memaksakan sinkronisasi. Sesaat kemudian, distribusi energi yang tadinya bocor secara drastis mendadak terkunci. Efisiensi: 45 persen. Stabil.

Dengan manuver yang mustahil untuk unit rongsokan, Arka melakukan dash pendek yang memotong jalur Goliath. Ia tidak menyerang, ia hanya memposisikan diri di titik buta sensor Elena, membuat gadis itu tersentak dan memutar mech-nya dengan kasar. Di tribun, para penguji tertegun. Arka tidak menang, tapi ia bertahan melewati batas waktu kualifikasi.

*

Bau oli bekas dan debu besi menyambut Arka saat ia menyeret unit mech-nya ke dalam bengkel Jaka. Cahaya lampu neon yang berkedip-kedip di langit-langit tidak mampu menyembunyikan kondisi mengerikan dari kaki kiri mech-nya yang masih mengeluarkan percikan api.

"Kau hampir membakar dirimu sendiri di Proving Ground tadi," gerutu Jaka tanpa menoleh. Pria tua itu sedang sibuk mematri kabel tembaga. "Laporan dari akademi sudah masuk. Mereka menyebutnya 'anomali sistem', tapi aku tahu itu bukan sekadar bug biasa."

Arka melepaskan helmnya, napasnya tersengal. "Itu bukan bug, Jaka. Saat sistem hampir kolaps, aku melihat baris kode yang belum pernah kubaca. Protokol lama. Itu merespons perintahku seolah-olah ia mengenaliku."

Jaka membeku. Ia meletakkan alat patrinya dan berjalan mendekati mech Arka, matanya menyipit saat menatap log tempur yang masih aktif di layar monitor. "Jangan menyebutnya di depan umum. Jika dewan akademi tahu kau telah mengakses data prototipe era pra-krisis, mereka tidak hanya akan menyita unit ini. Mereka akan memastikan kau tidak pernah melihat ruang simulasi lagi. Ini adalah protokol 'Overdrive', Arka. Kekuatan yang bisa membunuh pilotnya sendiri jika tidak dikendalikan dengan benar."

Arka mengepalkan tangannya. "Aku butuh kekuatan ini untuk naik peringkat. Hutang keluargaku, tekanan dari kadet elit seperti Elena... aku tidak punya pilihan lain."

*

Arka mendobrak pintu asrama yang sempit dengan sisa tenaga. Ia baru saja kembali dari bengkel Jaka, namun ketenangan yang ia harapkan justru digantikan oleh notifikasi sistem yang dingin. Layar holografik di terminal pribadinya menampilkan teks tebal dengan font standar akademi yang tidak menyisakan ruang untuk negosiasi: UNIT RECALL NOTICE: Model-09 (ID: A-774). Status: Efisiensi sub-standar. Batas waktu penarikan: 48 jam.

Arka mencengkeram pinggiran meja hingga buku jarinya memutih. Empat puluh delapan jam. Setelah perjuangan mati-matian di simulasi kualifikasi tadi pagi, sistem akademi tidak memberikan apresiasi. Mereka justru mempercepat proses pemretelan mech tua miliknya.

Ia mendekati terminal, jemarinya bergerak lincah di atas antarmuka yang retak. Ia membuka log pertempuran yang ia simpan secara rahasia di drive enkripsi terpisah. Saat ia mencoba mengunci data prototipe tersebut untuk meningkatkan efisiensi tempur, sistem mech-nya berkedip merah. Suhu inti mulai melonjak drastis, memicu alarm peringatan yang melengking. Data itu mulai merespons perintahnya, namun harga yang harus dibayar adalah stabilitas unit yang kini berada di ambang kehancuran total.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced