Retakan yang Semakin Lebar
Bau hangus itu bukan sekadar sisa kayu terbakar; itu adalah aroma pengkhianatan yang menyengat saraf. Adrian berdiri terpaku di depan toko kain milik Mei Lin. Struktur bangunan tua itu kini hanya menyisakan kerangka hitam yang rapuh, seolah-olah siap runtuh jika disentuh embusan angin Chinatown yang berdebu. Tidak ada lagi gulungan sutra berwarna cerah atau aroma teh melati yang menenangkan. Yang tersisa hanyalah abu yang beterbangan, menempel pada kemeja mahalnya seperti noda dosa yang tak bisa dibersihkan.
Sepatu kulitnya berderit di atas puing-puing kaca yang hanc
Preview ends here. Subscribe to continue.