Novel

Chapter 2: Arbitrase Energi

Kaelen mengonversi keuntungan ujian pertamanya menjadi modal untuk menstabilkan kultivasi melalui transaksi pasar gelap dengan Sena. Ia berhasil memenangkan audit ulang yang diajukan Aris di depan dewan, namun kemenangan tersebut menyisakan ia dalam kondisi finansial yang kritis saat akses ke tingkat latihan yang lebih tinggi terbuka dengan biaya yang tidak terjangkau.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Arbitrase Energi

Papan Peringkat Utama Akademi Zenith bergetar, memancarkan cahaya biru dingin yang memetakan nasib ribuan murid. Nama Kaelen kini bertengger di posisi 150, sebuah lompatan drastis dari dasar jurang. Namun, di samping angka peringkat itu, notifikasi merah berkedip agresif: Saldo Utang: 400 Koin Kristal. Jatuh tempo: 24 jam.

Kaelen menatap angka itu dengan rahang terkatup. Kemenangan dalam ujian audit kemarin terasa hambar. Artefak penyedot energi paksa yang ia beli di pasar gelap memberinya lonjakan kekuatan instan, tetapi bunga utang akademi atas penggunaan teknik terlarang itu seperti lintah yang menghisap sumsumnya.

"Lompatan yang mencurigakan untuk seseorang yang bahkan tidak bisa memadatkan energi inti bulan lalu," suara dingin memecah konsentrasi Kaelen. Aris berdiri di belakangnya, diapit dua pengikut. Aris tidak hanya datang untuk mengejek; ia membawa dokumen formal dari dewan akademi. "Aku sudah mengajukan audit ulang atas namamu. Dewan tidak akan membiarkan parasit yang menggunakan artefak rusak merusak integritas peringkat kita."

Kaelen berbalik, menatap mata Aris. "Audit ulang? Silakan. Tapi pastikan kau siap membayar biaya administrasi dewan jika tuduhanmu meleset. Atau mungkin, kau hanya takut posisimu di sepuluh besar mulai goyah?"

Tanpa menunggu balasan, Kaelen membelah kerumunan. Setiap detik yang terbuang adalah bunga yang terus menumpuk.

*

Bau logam berkarat dan ozon menyambut Kaelen di lorong bawah tanah Pasar Gelap. Sena menunggu di balik meja kayu lapuk, jemarinya memainkan koin tembaga. "Peringkat 150, Kaelen? Kau membuat banyak orang kaya kehilangan taruhan. Aris tidak akan membiarkanmu bernapas lega."

Kaelen meletakkan kristal memori berisi data pola fluktuasi ruang ujian utama. "Ini celah pola energi saat audit. Jual ini ke para elit yang akan melakukan audit ulang. Keuntungan sepuluh kali lipat dari modalmu."

Sena menyambar kristal itu. "Informasi berharga. Apa yang kau inginkan?"

"Material penstabil inti. Sekarang."

Sena menyerahkan botol berisi cairan biru pekat. "Ini akan menstabilkan artefakmu, tapi ingat, setiap kali kau menggunakannya, kau meminjam waktu dari jiwamu sendiri."

*

Di ruang latihan pribadi, Kaelen merasakan meridiannya menjerit. Artefak penyedot energi di telapak tangannya berdenyut liar. Ia meneteskan cairan penstabil. Rasa sakit di dadanya memudar, digantikan sensasi hangat saat energi terserap sempurna ke dalam inti kultivasinya. Papan status di dinding berpendar, menunjukkan peningkatan basis energi yang signifikan. Namun, kantongnya kini kosong. Ia tidak memiliki uang sepeser pun untuk bertahan hidup di minggu depan.

*

Aula Dewan terasa seperti ruang eksekusi. Cahaya kristal menyorot tajam saat Kaelen berdiri di hadapan tiga anggota dewan. Aris meletakkan laporan di atas meja dengan penuh percaya diri.

"Kaelen tidak memiliki bakat untuk mencapai lonjakan peringkat secepat ini. Saya menuntut audit ulang menyeluruh!"

Kaelen melangkah maju, menempelkan telapak tangan di Pilar Pengukur Energi. Pilar itu bersinar emas pekat—tanda kultivasi yang stabil dan terukur. Dewan terdiam. Aris menggertakkan gigi, bersumpah akan menghancurkan Kaelen di ujian berikutnya.

Kaelen keluar dari aula dengan tatapan dingin. Di depannya, gerbang menuju aula latihan tingkat dua terbuka megah, namun pintunya terkunci oleh biaya masuk yang mustahil—sebuah angka yang jauh melampaui sisa utangnya. Tangga itu telah terbuka, namun ia harus membayar harga yang lebih kejam untuk bisa memanjatnya.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced