Papan Nilai Dicabut, Tiket Raka Habis
Raka datang ke ruang sidang Akademi Kerajaan dengan peringkat yang baru diturunkan, gelang kelas bawah yang terasa seperti borgol, dan ancaman nyata bahwa voting keluarga untuk jalur lamaran resmi bisa ditutup sebelum pekan ini habis. Bu Arum menekan agar ia membawa hasil yang sah, sementara Nira Selen menjadikannya tontonan dengan menawarkan uji publik yang tampak formal tetapi sebenarnya dirancang untuk mempermalukan Raka di depan dewan. Kyai Jatra Wisesa mengunci permainan dengan meteran energi resmi dan cap penguji, memaksa semuanya tercatat di papan nilai. Di ruang uji yang penuh saksi, keunggulan rusak Raka menghasilkan lonjakan terukur yang menembus ambang peringkatnya dan mengubahnya dari aib pasif menjadi ancaman nyata. Namun begitu angka itu sah dan papan nilai menyala, Kyai Jatra langsung memerintahkan audit ulang. Pintu arsip terbuka, catatan silang ikut tersingkap, dan Nira sadar Raka baru saja memegang bukti yang bisa mengubah statusnya sekaligus mengancam posisi keluarganya.