Lima Malam untuk Nama yang Tak Boleh Hidup Lagi
Raka menemukan nama kakak sepupunya yang sudah mati muncul di akun hidup yang terbuka kembali di lorong publik Akademi Tangga Laut, dengan hitungan mundur lima malam menuju pemindahan privat. Mira cepat membaca bahaya sosialnya, melihat adanya rantai kontrak hidup yang tertaut, dan Kang Damar memaksa Raka masuk ke meja verifikasi sebelum rumor menyebar. Scene berakhir dengan Raka didorong ke tindakan pertama yang bisa mengubah skandal menjadi bukti. Di meja verifikasi koridor Akademi Tangga Laut, Raka memaksa anomali akun hidup Alif Wiratama terbukti di depan Kang Damar dan Mira. Keunggulan rusaknya menampakkan rantai otorisasi yang dipatahkan dari dalam, dengan akurasi baca yang naik terukur dan biaya fisik nyata. Damar lalu mengikat tekanan menjadi pilihan praktis: ikut uji arena besok pagi di depan saksi, atau nama almarhum ditutup rapat sebelum malam kedua berakhir, sementara Nadira menyerap perintah yang mengarah ke pemindahan diam-diam sebelum fajar. Di koridor verifikasi, Kang Damar memaksa Raka memilih jalur resmi: ikut uji arena besok pagi atau kehilangan satu-satunya peluang menyelamatkan akun hidup yang memuat nama almarhum. Raka menandatangani, memperoleh akses uji dan catatan hasil yang bisa dibawa ke papan, sementara Nadira terlihat menerima tekanan untuk memindahkan akun sebelum fajar. Scene menutup dengan pilihan yang mengikat timer lima malam dan membuka konflik publik berikutnya.