Segel Jual di Pintu Rumah Leluhur
Raka pulang ke rumah leluhur tepi pelabuhan dan langsung menghadapi surat jual resmi yang sudah ditempel dengan cap basah, menegaskan tenggat empat hari sebelum hak berpindah tangan. Di tengah kepanikan warga dan tekanan halus dari nama Damar Wicaksana, Bu Kirana menahan kerumunan agar tidak memberi alasan hukum bagi lawan. Raka menemukan panel tersembunyi di pintu depan dan mendapati ruang di baliknya sudah kosong, menandakan file/peta penting telah diambil lebih dulu. Di surat penjualan ia menemukan petunjuk menuju bengkel tua, tetapi sebelum ia bisa bergerak, pesan anonim memperingatkan bahwa Damar sudah tahu ia menggali.