Buku Utang Nenek Kirana cover

Novel

Buku Utang Nenek Kirana

Fantasi kontemporer tentang buku utang rahasia, keluarga diaspora, dan seorang outsider yang menuntut tempatnya di meja yang selama ini menolaknya.

Indonesian / Bahasa Indonesia18+3 episodes Fantasi KontemporerDrama KeluargamisteriFiksi Diaspora

Story Units

Episodes

Chapter 1

Nama Alya Dicabut di Depan Dewan

Alya datang ke rumah keluarga tua membawa surat warisan Nenek Kirana dan berharap mendapat waktu sampai sidang dewan berikutnya. Namun Bibi Sari, Raka, dan para tetua memanfaatkan rapat keluarga untuk mencabut hak bicara Alya secara resmi di depan saksi. Setelah dihina dan dipindahkan ke serambi samping, Alya melihat Nenek Kirana menutup laci arsip yang mencurigakan, lalu bersama Mika menangkap petunjuk bahwa rumah itu menyembunyikan buku utang yang bukan hanya catatan uang, tetapi arsip nama, bantuan, dan pengkhianatan. Di akhir malam, Alya sadar surat warisan itu mungkin kunci ke rahasia yang sengaja disembunyikan, dan ia harus mencari bukti sebelum rapat berikutnya menutup pintu untuk selamanya.

Release unitFull access available
Chapter 2

Buku Utang yang Menyimpan Nama, Bukan Hanya Angka

Dengan bantuan Mika, Alya menyusup ke ruang arsip belakang dan menemukan buku utang R-7 yang disembunyikan di balik dokumen biasa. Ternyata buku itu bukan sekadar catatan uang, melainkan arsip moral dan peta jaringan diaspora keluarga. Di dalamnya Alya menemukan nama keluarganya tercatat dalam kesepakatan lama, lalu melihat namanya sendiri terhubung dengan bantuan, pengalihan, dan pengkhianatan yang membuat posisinya di keluarga jauh lebih rapuh sekaligus lebih menentukan dari yang ia kira.

Release unitFull access available
Chapter 3

Di Ruang Penuh Saksi, Alya Mengambil Haknya

Menjelang rapat dewan, Alya masuk ke ruang saksi membawa buku utang R-7 dan memaksa keluarga menatap arsip yang selama ini disembunyikan. Nenek Kirana memberikan pengakuan terbatas yang menggeser ruangan berpihak pada Alya, sementara halaman R-7 membuktikan bahwa buku utang bukan hanya catatan uang, melainkan arsip moral dan peta jaringan diaspora keluarga. Di depan semua saksi, Alya membacakan namanya sendiri yang tercatat sebagai pihak yang dipindahkan lewat jalur luar, menolak kembali dipakai sebagai alat yang bisa dibuang, dan memaksa keluarga menghadapi bahwa penghapusan dirinya adalah keputusan sadar. Pengakuan itu memunculkan ancaman yang lebih besar: ada laci arsip lain, surat warisan, dan jaringan di luar rumah yang ikut terlibat.

Release unitFull access available

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced