Novel

Chapter 1: Sarapan di Atas Puing

Arini dipaksa menandatangani pelepasan aset oleh mantan suaminya yang licik, Adrian. Bramantya muncul sebagai penyelamat strategis dengan tawaran kontrak pertunangan palsu yang menyelamatkan Arini dari kehancuran finansial namun mengikatnya dalam permainan kekuasaan baru.

Release unit15% free previewIndonesian / Bahasa Indonesia
Preview active

This release is currently served with by_percent · 15 rules.

Upgrade Membership
15% preview Subscribe to continue the serialized release.

Sarapan di Atas Puing

Cangkir porselen di tangan Arini terasa membeku, kontras dengan udara penthouse yang dipaksa tetap dingin oleh AC sentral. Di seberang meja marmer yang panjangnya seolah memisahkan dua benua, Adrian tidak sedang menikmati sarapan. Pria itu sedang menikmati kehancuran Arini.

“Tanda tangani saja, Arini,” suara Adrian datar, nyaris bosan. Ia mendorong tumpukan dokumen hukum ke arah istrinya—atau lebih tepatnya, calon mantan istrinya. “Pelepasan aset terakhir. Apartemen ini, saham di perusahaan desainmu, dan hak atas merek p

Preview ends here. Subscribe to continue.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced