Labirin Data yang Berdarah
Layar jam digital di pergelangan tangan Aris berkedip merah: 96:00:00. Hitung mundur itu bukan sekadar angka; itu adalah sisa waktu sebelum sistem pembersihan otomatis menghapus jejak Dian dari server pusat. Aris membanting pintu apartemennya, napasnya memburu. Bau debu dan sirkulasi udara yang macet di ruangan sempit itu kini terasa menyesakkan, seperti jerat yang perlahan mengencang.
Ia melempar tasnya ke meja. Hard drive eksternal di dalamnya terasa seberat batu nisan. Aris menyambungkannya ke laptop yang telah ia modifikasi dengan e
Preview ends here. Subscribe to continue.