Novel

Chapter 1: Batas Utang di Ujung Rongsokan

Kaelen memenangkan simulasi audit peringkat dengan mengorbankan lengan mech-nya, namun kemenangan tersebut justru memperburuk beban utangnya. Aris, kerabatnya, memberikan catatan teknis terlarang sebagai jalan keluar dari sistem peringkat yang menindas.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Batas Utang di Ujung Rongsokan

Cairan pendingin yang bocor menetes ke lantai kokpit, mendesis saat menyentuh sirkuit inti yang telanjang. Kaelen mengumpat, tangannya yang terbalut sarung tangan kusam bergerak gesit mengikat kabel sensor dengan selotip industri. Di hadapannya, layar HUD berkedip merah: Sistem Pendingin: 14%. Peringatan: Risiko Kebakaran Inti.

"Jangan mati sekarang, brengsek," bisik Kaelen.

Di luar kaca kokpit, menara Akademi yang megah menjulang, menaungi Arena Uji Coba yang dingin. Hari ini adalah hari audit peringkat. Jika Kaelen tidak mencatatkan kemenangan dalam simulasi, bunga utang tahunannya akan membengkak, dan Rongsokan—mech tipe lawas warisan keluarganya—akan disita oleh penagih utang Akademi. Suara dingin Vane bergema melalui pengeras suara arena.

"Kadet Kaelen, waktu Anda tersisa tiga menit sebelum diskualifikasi otomatis. Silakan masuk ke zona simulasi atau terima penyitaan aset Anda sekarang juga."

Kaelen menarik napas panjang, menekan tuas kontrol yang terasa kaku. Ia mematikan sensor pendukung dan navigasi otomatis, mengalihkan seluruh sisa daya ke pompa pendingin darurat. Layar di depannya menjadi gelap, menyisakan hanya kisi-kisi target manual. Performa di atas kenyamanan.

Rongsokan meraung, suara logam beradu yang kasar saat ia melangkah masuk ke arena. Di depannya, Vanguard-7 milik kadet elit berdiri tegak, permukaannya yang berlapis keramik bersih berkilau di bawah lampu sorot.

"Tunjukkan jika ada sisa nilai dari aset rongsokan itu, atau serahkan kunci aksesnya," tantang Vane dari menara kontrol.

Kaelen mengunci pandangan pada indikator baterai. Sisa energi: 14%. Ia tidak punya ruang untuk kesalahan. Saat bel simulasi berbunyi, Vanguard-7 melesat, mengayunkan pedang termal yang meninggalkan jejak cahaya biru di udara. Kaelen tidak menghindar. Ia mengunci sendi bahu Rongsokan yang rusak, membiarkannya terkunci pada posisi yang tidak wajar. Saat pedang musuh menebas, Kaelen menghentakkan tuas kontrol ke kiri. Rongsokan terhuyung, membiarkan lengan kanannya yang sudah rapuh tertebas habis oleh bilah panas lawan. Logam meleleh dan memercik. Alarm bahaya meraung, namun Kaelen menggunakan momentum hancurnya lengan itu untuk memutar poros tubuh mech-nya, menghantamkan sisa bahu ke titik lemah Vanguard-7.

Lawannya terhuyung, sistem keseimbangannya terganggu. Kaelen memanfaatkan celah itu, menembakkan proyektil sisa tepat ke inti Vanguard-7. Simulasi berhenti. Layar HUD berkedip hijau sesaat sebelum berubah menjadi merah terang: Kemenangan Simulasi Terdaftar. Biaya perbaikan lengan: 800 kredit. Bunga utang akumulatif: 1.250 kredit.

Kemenangan itu terasa seperti abu di mulutnya. Kaelen menyeret Rongsokan yang pincang kembali ke bengkel bawah tanah, disambut bau oli bekas dan logam berkarat. Aris, pria tua yang menjaga arsip keluarga, tidak mendongak saat Kaelen membanting kunci inggris ke meja kerja.

"Aku menang, Aris! Tapi sistem sialan itu memotong bonus kemenanganku untuk menutupi perbaikan darurat," desis Kaelen, napasnya memburu. "Jika aku tidak naik peringkat besok, mereka akan menarik frame ini ke tempat pembuangan."

Aris akhirnya menatap Kaelen. Matanya yang keruh menyimpan beban yang tidak pernah ia ceritakan. Ia merogoh laci tersembunyi di bawah meja dan mengeluarkan sebuah catatan teknis kuno yang sampulnya menguning. Begitu Kaelen menyentuh catatan itu, sebuah getaran aneh menjalar ke lengannya—seperti aliran listrik statis yang tidak wajar.

"Peringkat hanyalah ilusi, Kaelen," bisik Aris. "Jika kau ingin mendaki, kau tidak bisa menggunakan cara mereka. Ini adalah kunci untuk membuka potensi yang mereka takutkan."

Kaelen menatap catatan itu, menyadari bahwa ia kini memegang sesuatu yang bisa mengubah segalanya, namun di saat yang sama, notifikasi utang di HUD-nya kembali berbunyi, mendesak dengan ancaman penyitaan yang semakin dekat.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced