Implosi Digital
Bau besi berkarat dan ozon menyengat hidung Aris saat ia melompat turun dari motornya di belakang gudang terbengkalai di Cakung. Jam digital di pergelangan tangannya berkedip merah statis: 12:00:00. Angka itu bukan sekadar penanda waktu; itu adalah sisa napasnya sebelum Protokol Relik menelan Maya sepenuhnya.
Aris tidak membuang waktu untuk mengamati struktur bangunan yang tampak seperti bangkai raksasa di tengah kegelapan Jakarta Timur. Ia langsung menarik ponselnya, mencoba meretas sistem keamanan gudang yang terhubung ke jaringan lokal kepolisia
Preview ends here. Subscribe to continue.