Novel

Chapter 1: The First Test

Raka Aditya mempertaruhkan kartu kadetnya untuk mendapatkan modul rusak dari Sari Wulan guna memperbaiki frame tempurnya. Dengan sisa waktu yang sangat sempit, ia berhasil melakukan sinkronisasi data yang meningkatkan performa frame-nya secara drastis, memaksanya masuk ke daftar uji darurat di Proving Ground di depan rivalnya, Jendra Kharis.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

The First Test

Raka Aditya menatap angka pada gelang kreditnya: 87 kupon energi. Nilai itu bahkan tidak cukup untuk membeli satu liter pelumas sintetis kelas standar, apalagi suku cadang untuk frame tempur seri-V miliknya yang sudah retak di bagian aktuator lutut. Di atas kepalanya, layar raksasa Proving Ground Sektor Bawah berkedip merah. Tenggat Pendaftaran: 02:45. Setelah itu, gerbang akan terkunci, dan hak miliknya atas frame cadangan akan dicabut oleh sponsor akademi karena dianggap sebagai aset mati.

Pasar Salvase Sektor Bawah adalah tempat di mana harga diri diukur lewat berat logam dan rekam jejak. Raka melangkah di antara kios-kios yang berbau oli panas dan logam berkarat. Di depannya, kios Sari Wulan berdiri paling mencolok. Wanita itu duduk di balik kaca antipeluru, jarinya mengetuk-ngetuk layar verifikasi sekte.

"Cari apa, Raka?" tanya Sari tanpa menoleh. "Kalau kamu mau kredit tambahan, aku tidak punya. Kartu kadetmu sudah masuk daftar merah karena performa rendah bulan lalu."

Raka menaruh kartu aksesnya di meja. "Aku butuh modul sinkronisasi seri-Tiga. Yang rusak, yang log-nya terfragmentasi. Aku tahu kau punya satu di gudang belakang."

Sari tertawa pendek, suara yang kering seperti gesekan amplas. "Modul itu sampah, Raka. Data tempurnya korup. Kalau dipasang, frame-mu akan overheat dalam hitungan detik."

"Aku punya data tempur mentah dari simulasi kemarin," Raka menekan meja, suaranya rendah namun penuh urgensi. "Aku bisa membersihkan log-nya. Kalau berhasil, aku akan memenangkan uji pendaftaran. Kau dapat komisi dari biaya pendaftaran dan akses data baru yang akan tercatat di sistem sekte. Kalau gagal, kau ambil kartu kadetku. Aku tidak akan pernah kembali ke sini."

Sari terdiam. Ia menatap Raka, mencari keraguan, namun hanya menemukan ketenangan yang dingin. Dengan satu gerakan, ia menarik laci bawah dan melemparkan modul berdebu ke meja. "Satu kesempatan. Jangan buat aku rugi."

Di bengkel sempitnya, Raka bekerja dengan presisi gila. Waktu tersisa 03:12. Ia membongkar casing samping frame-nya, mengabaikan rasa perih di jemarinya yang tergores logam tajam. Saat ia memasukkan modul itu, sistem frame menjerit. Indikator suhu melonjak ke 71 derajat. Raka tidak berhenti. Ia memaksakan sinkronisasi manual, menyuntikkan data tempur yang ia simpan sebagai satu-satunya aset berharganya.

Klik.

Indikator performa yang tadinya stagnan di angka 20 persen melonjak tajam ke 85 persen. Frame itu bergetar, detak jantung logamnya kembali hidup dengan deru yang stabil.

Raka berlari menuju gerbang Proving Ground. Napasnya memburu. Di depan palang pembatas, Jendra Kharis berdiri dengan seragam akademi yang bersih, menatap Raka dengan seringai meremehkan.

"Terlambat, Raka," ujar Jendra. "Instruktur Halim tidak akan membuang waktu untuk sampah."

Instruktur Halim muncul di balik gerbang, wajahnya keras seperti batu. Namun, sebelum ia sempat menolak, layar verifikasi di sampingnya memuntahkan data: Respons 85%, Sinkronisasi Stabil. Halim menyipitkan mata, menatap Raka, lalu beralih ke layar.

"Masukkan dia ke daftar uji darurat," perintah Halim singkat, mengabaikan protes Jendra.

Nama Raka muncul di papan peringkat publik, tepat di bawah daftar elite. Namun, saat Raka melangkah masuk ke arena, modul itu mulai membakar daya cadangan dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Angka performa terus naik, tapi kerangka itu mulai mengeluarkan asap tipis dari sambungan lutut. Ia telah mendapatkan akses, tapi sekarang ia harus membuktikan bahwa frame cacat itu bisa bertahan di lintasan sebelum daya cadangannya habis sepenuhnya.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced