Novel

Chapter 12: Puncak Pendakian

Arka memenangkan duel final dan mengambil alih sistem pertahanan akademi, mengungkap kecurangan Elena secara publik. Meski menang, ia menyadari bahwa ia kini menjadi target faksi luar yang mengincar teknologi prototipenya, memaksanya melarikan diri dari akademi untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Puncak Pendakian

Asap sisa pembakaran sirkuit sekunder A-774 mengepul, menyengat hidung Arka dengan bau logam hangus. Di tengah Arena Proving Ground yang kini sunyi, mech milik Elena terkapar—lengan hidroliknya patah, terkunci dalam posisi yang merendahkan. Di atas arena, layar raksasa masih menampilkan log data kecurangan keluarga Elena, bukti tak terbantahkan yang baru saja Arka injeksikan ke inti sistem akademi.

"Data ini palsu!" teriak Ketua Dewan dari balkon VIP. Wajahnya pucat pasi, jemarinya menari liar di atas panel kendali, mencoba melakukan override paksa untuk menghapus jejak kejahatan faksi elit tersebut.

Arka tidak bergeming. Dari dalam kokpit A-774, dia merasakan sensasi dingin menjalar di ujung jemarinya saat sinkronisasi 100% dengan sistem pertahanan kuno akademi terkunci. "Sistem terkunci, Ketua," suara Arka menggema melalui pengeras suara arena, datar dan dingin. "Akses admin Anda telah dicabut. Protokol cadangan kini berada di bawah otoritas saya."

Lampu peringatan di seluruh arena berubah menjadi merah menyala. Moncong meriam pertahanan otomatis yang biasanya menjaga ketertiban kini berputar, mengarah tepat ke tribun VIP. Riuh rendah penonton pecah menjadi jeritan ketakutan. Mereka bukan lagi melihat kadet pecundang; mereka melihat seseorang yang memegang kendali atas jantung akademi.

Saat pintu Arena terbuka, Elena tidak menyerah. Di sudut bayang-bayang, mech-nya yang retak meraung, memacu sisa tenaga untuk melepaskan tembakan plasma terakhir ke arah Arka.

Arka tidak membuang waktu. Sensor A-774 berkedip hijau stabil. Saat tembakan plasma meluncur, Arka mengaktifkan Overdrive. Dunia seakan melambat. Dengan satu gerakan presisi, Arka memutar sendi hidrolik A-774, menangkap laras meriam Elena, dan melumpuhkannya dengan hentakan kinetik yang memutus sirkuit utama lawan. Elena terdiam, mech-nya mati total. Sistem keamanan akademi secara otomatis melakukan prosedur pengusiran paksa terhadapnya.

Di bengkel salvage, Arka menyandarkan tubuhnya yang gemetar pada sasis A-774. Jaka mengunci pintu bengkel dengan kunci manual yang berat. "Jangan terlalu bangga, Arka," suara serak Jaka memecah keheningan. "Kemenanganmu di arena adalah lonceng bagi para predator di luar sana. Protokol Overdrive yang kau aktifkan adalah artefak yang mereka cari selama puluhan tahun. Kau bukan lagi kadet yang naik peringkat. Kau adalah target akuisisi."

Layar di sudut ruangan berubah menjadi statis. Sinyal akademi terputus. Peringatan sistem muncul: 'Ancaman Eksternal Terdeteksi: Perimeter Dilanggar.'

Arka menatap gerbang utama akademi yang kini tampak seperti leher botol yang menyesakkan. Ia menarik tuas kendali A-774, merasakan getaran sisa energi Overdrive. Ia tidak menoleh ke belakang. Saat sistem pertahanan otomatis akademi mencoba mengunci A-774 dengan laser pelacak, Arka mengambil keputusan berisiko tinggi. Ia memicu protokol pelepasan data sistem kuno secara masif. BOOM. Ledakan elektromagnetik memancar dari inti A-774, melumpuhkan seluruh jaringan sensor di radius dua kilometer. Gerbang utama kehilangan daya dan terbuka perlahan.

Arka meluncur keluar, menatap dunia luas di depannya. Ia menyadari, akademi hanyalah kualifikasi. Di luar sana, kekuatan yang lebih besar dan berbahaya telah menunggu. Pendakian peringkat hanyalah awal dari perang yang sebenarnya.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced