Melampaui Kontrak
Bau kertas yang terbakar di ruang rapat kantor hukum itu belum sepenuhnya hilang, menyisakan aroma tajam yang menusuk indra. Aruna menatap tumpukan abu di atas meja kaca hitam—sisa-sisa dokumen yang selama enam bulan terakhir menjadi rantai yang mengikat lehernya. Di seberang meja, Bramantya tidak terlihat seperti pria yang baru saja melepaskan kendali atas suksesi perusahaan. Tatapannya dingin, terkunci pada Aru
Preview ends here. Subscribe to continue.