Keputusan di Kantor Hukum
Lantai marmer kantor hukum itu terasa lebih dingin daripada saat Aruna pertama kali menginjakkan kaki di sini sebagai pemohon yang putus asa. Kini, ia berdiri dengan punggung tegak, menatap pengacara keluarga Bramantya yang tampak gelisah di balik tumpukan dokumen. Bramantya berdiri di sisinya, bukan
Preview ends here. Subscribe to continue.