Novel

Chapter 1: Catatan yang Tidak Pernah Ada

Aris menyusup ke terminal rumah sakit untuk mencari data Sita, namun menemukan bahwa sistem sedang melakukan penghapusan data (purge) terhadap identitas adiknya. Setelah mengintip Dr. Bram mengonfirmasi proses tersebut, Aris mencoba menyalin data namun justru memicu penguncian sistem dengan batas waktu 12 jam sebelum bukti keberadaan Sita lenyap selamanya.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Catatan yang Tidak Pernah Ada

Layar monitor 17 inci itu berkedip, memantulkan cahaya biru pucat ke wajah Aris yang basah kuyup. Di luar, hujan badai menghantam kaca jendela Rumah Sakit Pusat, menciptakan suara dentuman konstan yang menyamarkan langkah kaki di lorong lantai tiga. Aris tidak punya waktu untuk mengeringkan rambutnya; ia hanya punya akses ilegal selama sepuluh menit sebelum sistem keamanan back-end melakukan pembersihan rutin. Jari-jarinya gemetar di atas papan ketik saat ia memasukkan kode akses milik seorang perawat senior yang sudah pensiun.

Ia mencari satu nama: Sita.

Data tidak ditemukan.

Aris mengumpat pelan. Ia mencoba kode akses lain, kali ini level administratif. Layar berkedip, lalu menampilkan daftar pasien bangsal melati. Nama Sita ada di sana, tapi statusnya tertulis: Non-aktif - Prosedur Selesai - Arsip Dihapus. Jantung Aris berdegup kencang hingga terasa sakit di dadanya. Ia tahu Sita masih terbaring di kamar 304, bernapas dengan bantuan mesin yang suaranya selalu membuatnya terjaga di malam hari. Jika sistem menganggap Sita tidak ada, berarti tubuh yang dirawat di bangsal bukanlah pasien, melainkan sesuatu yang lain.

Ia memaksa masuk ke dalam direktori tersembunyi yang terkunci oleh enkripsi tingkat tinggi. Access Denied. Aris menarik napas panjang, lalu memasukkan kunci enkripsi yang ia beli dari seorang teknisi IT dengan harga nyawa—tabungan dua tahun yang seharusnya untuk biaya pengobatan Sita. Tiba-tiba, layar berubah. Baris-baris kode eksperimental yang tidak memiliki nama dokter penanggung jawab muncul, diikuti stempel digital: 'PENDING PURGE'.

Langkah kaki berderap di lantai linoleum yang basah di luar ruangan. Aris tersentak. Ia tidak sempat mematikan monitor. Dengan gerakan refleks yang terlatih oleh ketakutan, ia meluncur ke balik rak arsip logam yang dingin. Ia menahan napas, menekan punggungnya ke dinding hingga terasa sakit.

Seorang pria dengan jas putih yang disetrika sempurna melangkah masuk. Dr. Bram. Posturnya tegap, auranya memancarkan otoritas yang membuat orang-orang di rumah sakit ini tunduk tanpa bertanya. Bram berjalan menuju terminal yang baru saja ditinggalkan Aris. Tanpa ragu, ia menempelkan kartu aksesnya ke pembaca elektronik. Bip. Suara itu terdengar seperti vonis mati di telinga Aris.

Dari celah sempit di antara dua rak, Aris mengintip. Jari-jari Bram menari di atas keyboard, memasukkan serangkaian kode perintah yang tidak dikenal Aris. Di layar, sebuah jendela pop-up muncul: PROTOCOL PURGE: AUTOMATED SYSTEM CLEANUP - TARGET: PATIENT ID 8892-SITA.

Begitu pintu geser tertutup rapat setelah Bram melangkah keluar, Aris tidak membuang waktu. Ia kembali ke terminal administratif. Ia mencoba menyalin file tersebut ke drive enkripsi miliknya, namun sistem merespons dengan peringatan akses ilegal. Aris mengabaikan peringatan itu, memaksa perintah copy tetap berjalan.

Layar terminal tiba-tiba berubah menjadi merah pekat. Sebuah notifikasi besar muncul di tengah layar dengan hitungan mundur yang bergerak agresif: PURGE IN 12 HOURS.

Aris mencoba menekan tombol cancel, namun sistem justru mengunci seluruh aksesnya secara permanen. Ia tidak hanya kehilangan akses; ia telah memicu alarm senyap yang akan segera menyapu bersih semua jejak keberadaan Sita. Aris menatap jam digital di sudut layar. Dua belas jam. Ia harus mendapatkan kunci enkripsi penuh sebelum sistem rumah sakit menghapus Sita selamanya, atau ia akan kehilangan satu-satunya bukti bahwa adiknya pernah ada.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced