Novel

Chapter 2: Enam Hari untuk Memegang Bukti

Arga memeriksa jalur akses arsip dengan kepala dingin, menemukan selisih registrasi yang membuktikan ada bundel dipisahkan, lalu memaksa log resmi diserahkan. Raka merespons dengan mengunci pintu dan memutus akses notaris, sementara panggilan dari pihak luar menandakan ledger terakhir sudah menarik perhatian yang lebih besar. Arga membaca arsip dengan disiplin dan menemukan halaman yang tanggal, cap, serta alur transaksinya saling bertentangan. Ia mengidentifikasi ledger terakhir yang dipisahkan dari bundle utama dan menyadari Hendro Sasmita pernah menandatangani penutupan pengkhianatan lama. Saat Arga mengamankan salinan halaman kunci, Raka membalas dengan mengunci rumah dan memutus akses, sementara panggilan dari luar menanyakan siapa yang berhak atas ledger itu. Hendro diam terlalu lama, dan diam itu menjadi pengakuan bahwa arsip menyimpan skandal yang lebih besar daripada konflik keluarga. Arga memaksa keluarga Wijaya menghadapi halaman pemisahan ledger terakhir di ruang tamu marmer. Ibu Ratih mencoba menekan lewat Nadya dan mengunci akses, tetapi Arga membaca prosedur, menahan map, dan membuat Nadya melihat nama notaris lama di cap segel. Hendro goyah saat ada pertanyaan dari luar tentang hak atas ledger, sementara Raka mengunci rumah dan memutus akses, menandai perang status yang kini berubah menjadi ancaman legal yang lebih besar.

Release unitMembership requiredIndonesian / Bahasa Indonesia
Locked until membership

This release is currently served with subscription_required rules.

Upgrade Membership
This release is currently locked. Use membership access to open the full chapter.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced