Novel
Chapter 5: Chapter 5
Dalam bab ini, Dian menghadapi tekanan langsung dari Pak Arif yang menawarkan bantuan bahan murah dan tenaga tetangga dengan syarat komitmen penuh untuk gotong royong memperbaiki rumah teh. Di dapur rumah teh, Mira mengungkap kegelisahan mendalam tentang kehilangan masa lalu dan pentingnya resep roti tradisional keluarganya sebagai simbol harapan baru. Melalui ritual teh malam yang sarat makna, ketiganya menguatkan ikatan sebagai pemilik bersama rumah teh, menegaskan komitmen mereka menghadapi ancaman utang dan masa depan yang tidak pasti. Bab ini ditutup dengan Mira menyerahkan resep tradisional sebagai tanda pengorbanan dan kehangatan baru, sekaligus membuka jalan bagi misteri ruang tersembunyi yang akan menggerakkan plot selanjutnya.