Novel

Chapter 1: Sistem Rusak dan Utang yang Menagih

Aris, seorang penambang rendahan, terjebak dalam ancaman eliminasi sistem saat Sektor Bawah akan ditutup permanen. Di tengah tekanan utang dan tatapan meremehkan elit, ia menemukan artefak yang memicu 'Sistem Rusak', memberinya akses ke rute terlarang yang berisiko tinggi namun menjanjikan kenaikan tier.

Release unitFull access availableIndonesian / Bahasa Indonesia
Full chapter open Full chapter access is active.

Sistem Rusak dan Utang yang Menagih

Debu silika menyesakkan paru-paru Aris. Setiap ayunan beliung ke dinding Menara Sektor Bawah terasa seperti memukul tembok beton yang tak berujung. Di atasnya, tribun elit berkilau dengan cahaya neon biru—dingin, angkuh, dan jauh. Aris tidak sedang menambang bijih untuk kekayaan; ia sedang memeras sisa energi dari dinding Menara demi melunasi bunga utang keluarganya yang terus mencekik.

Sebuah notifikasi merah menyala tepat di retina matanya, mengabaikan kelelahan ototnya.

[PERINGATAN: Sisa waktu akses lantai 01-04: 60 menit. Setelah waktu habis, gerbang akan dikunci permanen. Kegagalan mencapai kuota atau evakuasi berujung pada eliminasi sistem.]

Aris meludah ke tanah. Rasa pahit logam tertinggal di lidahnya. Utangnya masih tersisa dua ratus kredit, sementara kuota hari ini baru terpenuhi setengah. Jika ia tidak menyetor sisa kuotanya dalam satu jam, sistem akan menghapus eksistensinya dari catatan Menara. Baginya, itu bukan sekadar sanksi administratif; itu adalah hukuman mati.

Di balkon tribun, Liora muncul. Ia dikelilingi pengawal dengan perlengkapan yang bersinar—tanda status tinggi yang tak terjangkau. Wanita itu menatap ke bawah, matanya dingin, seolah sedang menghitung jumlah serangga yang mati di bawah kakinya. Aris tahu tatapan itu. Itu adalah tatapan yang menganggap keberadaannya hanyalah kesalahan sistem yang belum sempat dihapus.

"Kerja lebih cepat, Sampah!" bentak seorang mandor dari balkon baja. Suaranya menggema, memicu tawa dari para elit di atas.

Aris tidak menoleh. Jari-jarinya yang kasar mencengkeram linggis, menghujamkannya ke dinding batu yang mengandung bijih mana. Krak. Bukan batu yang pecah, melainkan sebuah segel kuno yang tersembunyi di balik dinding. Cahaya keemasan redup merembes keluar dari celah tersebut.

[Notifikasi Sistem: Anomali Terdeteksi.] [Sistem Rusak: Mengonversi Timer Sektor menjadi Akses Rute Terlarang.]

Aris tertegun. Di depan matanya, angka timer yang tadinya menghitung mundur eliminasi kini meluruh menjadi deretan kode yang tidak masuk akal. Ini bukan statistik biasa. Ini adalah celah.

"Aris, jangan bodoh!" teriak Kael dari balik pilar beton, suaranya parau oleh kepanikan. "Gerbang itu akan terkunci. Kalau kau terjebak di sini, sistem akan menghapus data pribadimu sebagai bagian dari pembersihan lantai. Utang keluargamu tidak akan lunas, justru akan diwariskan ke sistem pembuangan!"

Di sekelilingnya, para penambang lain sudah mulai berlarian menuju gerbang keluar yang menyempit. Cahaya biru dari gerbang itu memudar, menyisakan kerangka logam yang perlahan menyatu, menutup akses permanen ke sektor ini selamanya.

Aris tidak bergeming. Tangannya mencengkeram pecahan kristal yang ia temukan di sela-sela reruntuhan tadi—sebuah artefak kuno yang bergetar seirama dengan detak jantungnya. Saat ia menggenggamnya, sistem yang tadinya rusak total tiba-tiba melakukan sinkronisasi paksa.

[Peringatan: Rute Utama Tertutup. Akses Rute Terlarang Terbuka. Risiko: Kematian Instan atau Kenaikan Tier Paksa.]

Di balkon tribun yang menjulang tinggi, Liora berdiri dengan tangan terlipat. Matanya berhenti sejenak pada Aris yang mematung di depan dinding yang retak. Dia tidak melihat Aris sebagai manusia, melainkan sebagai angka pengurang dalam laporan efisiensi menara. Namun, dia merasakan ada yang aneh dengan data Aris—sesuatu yang seharusnya tidak ada pada seorang pekerja rendahan.

Timer gerbang tersisa 60 detik. Aris harus memilih: menyerah pada takdir sebagai sampah sistem, atau masuk ke rute terlarang yang belum pernah diinjak siapa pun.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced