Novel
Chapter 9: Chapter 9
Di bab ini, Dina menghadapi tekanan yang semakin intens di kantor hukum keluarga Raka. Ancaman Mira tidak hanya mengancam reputasi, tetapi juga posisi hukum dan warisan keluarga Raka melalui dokumen wasiat tambahan yang muncul tiba-tiba. Dina menolak menjadi korban yang pasif dan menuntut akses penuh untuk mengelola informasi tersebut. Dalam negosiasi kontrak pertunangan palsu, ia mengubah klausul penampilan publik menjadi alat negosiasi kekuasaan, menolak datang dengan pengawal demi menjaga harga dirinya. Ketika Mira mempercepat ancaman dengan pesan yang mengancam akan menyebarkan rekaman, email, dan foto sebelum subuh, Dina dan Raka mengambil langkah cepat untuk meningkatkan pengamanan dan memberikan Dina otoritas lebih besar. Di akhir bab, Dina menegaskan agensinya dengan menambahkan klausul darurat yang memungkinkan dia tampil sebagai dirinya sendiri jika bocoran terjadi sebelum acara amal, menegaskan bahwa dia bukan lagi sekadar yang dilindungi, melainkan pengatur narasi di tengah ancaman yang semakin nyata.