Novel

Chapter 1: Siaran Kematian di Layar Kaca

Aris, seorang pengarsip kepolisian yang sinis, menemukan siaran langsung yang menampilkan relik kuno dengan hitung mundur 72 jam. Saat ia mencoba menyelidiki, ia menyadari relik tersebut terkait dengan kasus ayahnya dan menemukan namanya sendiri terukir di benda tersebut. Tindakannya memicu penguncian sistem dan mempercepat hitung mundur.

Release unit15% free previewIndonesian / Bahasa Indonesia
Preview active

This release is currently served with by_percent · 15 rules.

Upgrade Membership
15% preview Subscribe to continue the serialized release.

Siaran Kematian di Layar Kaca

Monitor di ruang arsip kepolisian itu berkedip, memuntahkan statis sebelum menampilkan gambar yang seharusnya tidak ada dalam sistem internal. Aris meletakkan cangkir kopinya yang sudah dingin, matanya menyipit menatap deretan piksel yang membentuk sebuah ruangan remang-remang. Di sana, seorang pria—wajahnya tertutup bayangan—memegang sebuah relik logam kuno yang tampak berkarat, namun memancarkan pendar cahaya biru yang tidak wajar. Di atas objek itu, sebuah hitungan mundur digital berwarna merah menyala dengan angkuh: 72:00:00.

"Sampah," gumam Aris. Tangannya bergerak lincah di atas keyboard yang lengket oleh debu, mencoba menekan tomb

Preview ends here. Subscribe to continue.

Member Access

Unlock the full catalog

Free preview gets people in. Membership keeps the story moving.

  • Monthly and yearly membership
  • Comic pages, novels, and screen catalog
  • Resume progress and keep favorites synced