Harga Sebuah Perlindungan
Di dalam kabin sedan yang melaju membelah dinginnya malam Jakarta, keheningan terasa lebih menyesakkan daripada sorot lampu kamera di ballroom gala tadi. Bramantya duduk di samping Aruna dengan postur kaku, garis rahangnya terpatri tegas di bawah bayang-bayang lampu jalan yang melintas cepat. Pengumuman pengunduran dirinya dari dewan direksi masih terngiang—sebuah langkah nekat yang me
Preview ends here. Subscribe to continue.