Batas yang Memudar
Suara denting sendok perak yang beradu dengan porselen terdengar terlalu nyaring di ruang makan kediaman Bramantya. Aruna menatap cangkir kopinya, merasakan tatapan pria di seberang meja yang tidak pernah lepas dari gerak-geriknya. Bramantya tidak sedang menikmati sarapan; ia sedang memetakan ancaman.
"Staf rumah tangga mulai bergosip tentang ketidakhadiranmu di meja makan tadi malam," ujar Bramantya datar. Suaranya dingin, namun sarat d
Preview ends here. Subscribe to continue.