Novel
Chapter 12: Sang Juru Lelang yang Berkuasa
Di ruang rapat berlapis kaca, Aris memimpin rapat direksi pertama pasca-restrukturisasi dan memaksa loyalis Hendra menerima posisinya sebagai pemimpin sah. Bersama Maya, ia membangun kembali kepercayaan dalam pernikahan dan kemitraan bisnis mereka meski rahasia masa lalu masih mengintai. Malam harinya, ancaman dari pesaing internasional datang melalui telepon, tapi Aris menolaknya dengan tenang. Pagi berikutnya, di ruang lelang pesisir, Aris mengetuk palu untuk menutup tender secara mutlak, mengukuhkan dominasinya dan menandai era baru kekuasaannya—sambil meninggalkan ancaman baru yang lebih besar di ufuk.
This release is currently locked. Use membership access to open the full chapter.